Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Seorang Pria di Bima Bacok Istri dan Mertua, Pelaku Kabur ke Gunung
Foto salah satu korban ketika dilarikan ke Puskesmas Soromandi (Dok/Istimewa)

Bima, IDN Times - Seorang pria inisial AN berusia 30 tahun di Desa Kananta Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tega membacok istri dan mertuanya menggunakan parang. Akibatnya, istrinya yang berinisial RP (25) dan mertuanya RN (40) mengalami luka cukup serius.

Kapolsek Soromandi, Iptu Ruslan Agus yang dikonfirmasi membenarkan kasus penganiayaan tersebut. Kejadian berlangsung di rumah korban menjelang waktu salat Jumat (13/9/2024).

"Iya benar, kejadiannya ketika jelang melaksanakan salat Jumat tadi," katanya dikonfirmasi, Jumat siang (13/9/2024).

1. Dua korban dirawat intensif

Foto kedua korban ketika dirawat di Puskesmas Soromandi (Dok/Istimewa)

Ruslan belum mengetahui pasti kronologi peristiwa pembacokan tersebut. Karena terduga pelaku masih dalam pengejaran, sedangkan dua korban belum bisa diambil keterangan lantaran dalam perawatan di puskesmas dan kini akan dirujuk ke RSUD Bima.

"Belum tahu pasti kronologi kejadian. Yang jelas kasus ini terungkap setelah korban berteriak minta tolong usai dibacok oleh terduga pelaku," bebernya.

2. Pelaku kabur ke gunung

Ilustrasi gunung. (IDN Times/Istimewa)

Warga yang mendengar teriakan korban lantas bergegas ke lokasi dan menemukan mereka bersimbah darah usai dibacok oleh terduga pelaku. Sementara pelaku yang ketakutan saat itu langsung kabur ke gunung menggunakan motor warga yang terparkir di sekitar rumah.

"Motornya sudah ditemukan di gunung, mungkin dia tinggalkan motor dan langsung lari masuk ke gunung," jelasnya.

3. Polisi imbau pelaku serahkan diri

Photo image criminal (bukalapak/mistergrosir)

Mantan Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Bima ini menegaskan, pihaknya akan terus memburu terduga pelaku. Terhadap pelaku diharapkan agar menyerahkan diri ke kantor polisi.

"Terhadap terduga pelaku, kami imbau agar serahkan diri supaya mempercepat proses hukum. Karena ke mana pun dia kabur, suatu saat pasti akan ditangkap," pungkasnya.

Editorial Team

Related Article