Seorang Ayah di Suralaga Lotim Dibacok Gara-gara Uang Rp2 Ribu

Lombok Timur, IDN Times - Gara-gara persoalan uang Rp2 ribu, seorang ayah atas nama Suepuddin Suryano (36) warga Dusun Gerung Timur, Desa Gerung Permai, Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur (Lotim) menjadi korban pembacokan.
Dugaan tindak pidana penganiayaan tersebut terjadi pada Selasa (18/3/2-25) sekitar pukul 20.00 Wita di Dusun Gerung Gerung Permai. Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami luka bacok di bagian leher belakang. Sementara itu terduga pelaku pembacokan adalah tetangga korban sendiri, yaitu Muhammad Roji Hidayat (28).
1. Kronologi kejadian

Berdasarkan keterangan korban dan saksi, kejadian ini berawal dari laporan anak korban, MA (10), yang mengaku uangnya sebesar Rp2 ribu diambil oleh adik terlapor atas nama Opang. Korban kemudian mencari Opang dan menanyakan perbuatannya di depan Masjid Jami’ Nurul Ihsan Gerung Timur. Namun, Opang membantah telah mengambil uang tersebut.
Setelah itu, korban tidak langsung pulang, melainkan duduk di berugak (gazebo) di depan rumah warga setempat. Saat itu tiba-tiba, terlapor datang bersama adik dan ibunya. Ibu terlapor marah karena Opang melapor bahwa dirinya ditampar oleh korban. Sementara korban membantah telah menampar Opang dan hanya menanyakan perihal uang anaknya.
Saat korban sedang berbicara dengan ibu terlapor, tiba-tiba Muhammad Roji Hidayat menusuk korban dari belakang menggunakan pisau sebanyak satu kali, tepat di leher belakang. Korban yang kaget dan kesakitan sempat menangkis serangan kedua dari terlapor sebelum berlari. Korban sempat mengambil parang untuk melawan, namun terlapor sudah menghilang dari lokasi.
"Setelah keributan korban kemudian dibawa ke Puskesmas Kerongkong untuk mendapatkan perawatan. Korban mengalami luka tusuk di leher belakang dan mendapatkan lima jahitan," ungkap Kasi Humas Polres Lotim, IPTU Nicolas Usman.
2. Terlapor melarikan diri

Petugas kepolisian yang mendapat laporan langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan kepala wilayah setempat untuk mengamankan pelaku. Namun, hingga saat ini, Muhammad Roji Hidayat masih dalam proses pencarian karena tidak berada di rumahnya. Orangtua pelaku juga mengaku tidak mengetahui keberadaan anaknya.
"Kita masih mencari terlapor, namun saat ini terlapor telah melarikan diri karena tidak ada di rumahnya," uajar Nicolas.
3. Imbau keluarga korban tidak melakukan balas dendam

Kasus ini kini telah ditangani oleh pihak kepolisian, karena korban yang masih dalam kondisi sadar telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Suralaga. Petugas mengimbau kepada keluarga korban dan masyarakat untuk tidak melakukan upaya balas dendam dan menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum.
"Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut, kita jamin pelaku akan kita proses," pungkas Nicolas.