Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Polisi Ungkap Penyelundup Pertalite di Flores, BBM Dibeli dari SPBU
Barang bukti penyelundupan Pertalite di Sikka. (Dok Polres Sikka)
  • Polda NTT mengungkap penyelundupan Pertalite di Kabupaten Sikka dan Manggarai Timur dengan total ratusan liter BBM bersubsidi yang dibeli dari SPBU untuk dijual kembali demi keuntungan.
  • Di Sikka, dua pelaku ditangkap dengan barang bukti 910,5 liter Pertalite yang dikumpulkan melalui pembelian berulang di SPBU menggunakan barcode kendaraan sebelum disalurkan ke wilayah lain.
  • Polres Manggarai Timur menyita 385 liter Pertalite dan minyak tanah dari dua pelaku, sementara seluruh tersangka kini menjalani penyidikan lanjutan guna membongkar jaringan penyelundupan BBM bersubsidi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
28 April 2026

Polres Sikka mengungkap kasus penyelundupan 910,5 liter Pertalite dari dua pelaku di Kabupaten Sikka. Pada hari yang sama, Polres Manggarai Timur menangkap dua pelaku penyelundupan 385 liter Pertalite dan minyak tanah di Kampung Lame, Desa Golo Lobos.

29 April 2026

Kapolres Sikka dan Kapolres Manggarai Timur memberikan keterangan resmi mengenai hasil operasi penyelundupan BBM bersubsidi di wilayah masing-masing. Polisi menyatakan akan mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain dan melanjutkan proses penyidikan terhadap para pelaku.

kini

Para tersangka dan barang bukti telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut. Polisi terus menyelidiki jaringan penyelundupan serta mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam praktik ilegal distribusi BBM.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Polisi mengungkap kasus penyelundupan BBM bersubsidi jenis Pertalite dan minyak tanah di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, dengan total ratusan liter yang diamankan sebagai barang bukti.
  • Who?
    Dua pelaku di Kabupaten Sikka, AF alias Ano dan YT alias Jon, serta dua pelaku di Manggarai Timur, SH (48) dan LW (37), diamankan oleh jajaran Polres setempat.
  • Where?
    Kasus terjadi di Kabupaten Sikka dan Kabupaten Manggarai Timur, Pulau Flores, NTT; salah satunya di Kampung Lame, Desa Golo Lobos, Kecamatan Lamba Leda Selatan.
  • When?
    Operasi pengungkapan dilakukan pada Selasa, 28 April 2026, dengan keterangan resmi disampaikan Rabu, 29 April 2026.
  • Why?
    Penyelundupan dilakukan untuk memperoleh keuntungan lebih dengan menjual kembali Pertalite hasil pembelian dari SPBU ke wilayah lain seperti Flores Timur dan Tangkul.
  • How?
    Pelaku membeli Pertalite berulang kali dari SPBU menggunakan barcode kendaraan lalu memindahkannya ke jerigen sebelum didistribusikan. Polisi menyita ratusan liter BBM dan menahan para pelaku untuk penyidikan lanjut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Polisi di Pulau Flores tangkap orang-orang yang sembunyi-sembunyi bawa bensin Pertalite banyak sekali. Ada yang di Sikka dan ada juga di Manggarai Timur. Mereka beli dari tempat isi bensin lalu taruh di jerigen dan mau dijual lagi supaya dapat uang. Polisi ambil semua bensinnya dan sekarang mereka masih diperiksa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kupang, IDN Times - Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali mengungkap kasus penyelundupan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Kali ini terjadi di Kabupaten Sikka dan Manggarai Timur, Pulau Flores, NTT dengan temuan BBM jenis Pertalite yang coba diselundupkan ke wilayah lainnya.

Polisi telah mengamankan mencapai ratusan liter dari masing-masing kabupaten tersebut dan menjadi barang bukti penting.

Berdasarkan penelusuran awal diketahui pembelian langsung dari SPBU maupun adanya perantara. Selanjutnya menyelidiki lebih dalam kasus ini untuk mengungkap jaringan penyelundupan tersebut.

1. Ada 910,5 liter Pertalite yang akan diselundupkan dari Sikka

Kapolres Sikka, AKBP Bambang Supeno. (Dok Polres Sikka)

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sikka sendiri mengungkap total 910,5 liter Pertalite dari tangan dua pelaku AF alias Ano dan YT alias Jon. Rinciannya dari 484,5 liter dari AF dan 426 liter dari YT.

Pada pemeriksaan awal keduanya mengaku membeli berulang-ulang Pertalite di SPBU menggunakan barcode kendaraan. BBM tersebut kemudian disalin lagi ke dalam botol dan jerigen.

"Selanjutnya mereka akan mendistribusikan kembali ke wilayah Flores Timur agar memperoleh keuntungan lebih," jelas Kapolres Sikka, AKBP Bambang Supeno, Rabu (29/4/2026)

Berdasarkan pengungkapan kasus hasil operasi pada Selasa (28/4/2026) ini maka pihaknya akan mendalami lebih lanjut kemungkinan keterlibatan pihak lainnya lagi.

2. Penyelundupan 385 liter Pertalite dan minyak tanah di Manggarai Timur

Barang bukti penyelundupan Pertalite di Manggarai Timur. (Dok Polres Manggarai Timur)

Kapolres Manggarai Timur, AKBP Haryanto membenarkan penangkapan dua pelaku penyelundup BBM jenis Pertalite dan minyak tanah pada operasi di hari yang sama.

Pengungkapan tersebut dilakukan oleh Unit Jatanras bersama Unit Tipiter Satreskrim Polres Manggarai Timur di Kampung Lame, Desa Golo Lobos, Kecamatan Lamba Leda Selatan.

Mereka menangkap SH (48) selaku pemilik BBM dan LW (37) yang adalah sopir pikap yang turut diamankan sebagai bukti. Barang bukti lengkapnya, kata dia, berupa 8 jerigen berisi sekitar 280 liter Pertalite serta 3 jerigen berisi 105 liter minyak tanah.

"Totalnya mencapai 385 liter," sebutnya dalam keterangan tertulis Rabu (29/4/2026).

Para pelaku mengaku membeli dari SPBU Carep di Ruteng dan bertujuan membawa ratusan liter Pertalite ini ke wilayah Tangkul, Desa Rende Nao, Kecamatan Lamba Leda Timur.

3. Dalam penyelidikan lanjut

Kapolres Manggarai Timur, AKBP Haryanto saat memimpin apel pagi. (Dok Polres Manggarai Timur)

Untuk kedua terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Manggarai Timur guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut oleh Unit Tipiter Satreskrim.

Sementara para pelaku di Sikka dalam proses penyelidikan dan akan ditingkatkan ke tahap penyidikan apabila ditemukan unsur pidana yang cukup.

Baik Polres Manggarai Timur dan Polres Sikka mengimbau masyarakat mendukung Polri dalam menjaga distribusi energi hingga ke wilayah pelosok. Masyarakat ditegaskan agar tidak terlibat dalam praktik ilegal terkait distribusi BBM serta segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

Editorial Team