Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Polisi Jamin Jaga Harta Benda Korban Gempa Flores yang Mengungsi
Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko dalam jumpa pers terkait penanganan pasca gempa Flores. (Dok Polda NTT)
  • Kapolda NTT menjamin polisi menjaga rumah dan harta warga yang mengungsi akibat gempa Flores, sambil mengutamakan keselamatan serta distribusi makanan dan obat-obatan.
  • Data Posko Polda NTT per Minggu pukul 18.00 WITA mencatat 55 meninggal, 67 luka berat, 123 luka ringan, serta 7.670 warga terdampak di tujuh kabupaten.
  • Polda NTT, BNPB, pemerintah pusat, dan pemerintah daerah menggelar koordinasi serta meninjau Ende untuk memetakan kerusakan, kendala penanganan, dan kebutuhan pengungsian.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kupang, IDN Times - Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), Irjen Pol Rudi Darmoko, memberikan jaminan keamanan terhadap seluruh harta benda milik warga korban gempa Flores yang harus meninggalkan rumah mereka untuk mengungsi. Ia memastikan bahwa personel kepolisian dan petugas di lapangan akan terus bersiaga serta melakukan pemantauan ketat di permukiman warga untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan selama masa tanggap darurat.

Langkah pengamanan ini diambil mengingat jumlah pengungsi yang tercatat di Polda NTT sudah sangat masif pascabencana. Kapolda mengimbau agar masyarakat memprioritaskan keselamatan diri terlebih dahulu dan tetap berada di lokasi pengungsian yang aman hingga bantuan resmi dari pemerintah menyebar merata..

1. Jadi kewajiban anggota di lapangan

Kapolres Manggarai Timur AKBP Haryanto bertemu korban gempa Flores yang sempat terisolir. (Dok Polda NTT)

Rudi mengakui warga yang melakukan evakuasi mandiri banyak ditemui di Ende sehingga distribusi obat-obatan dan makanan lebih didahulukan.

"Sambil kami menyiapkan tenda atau posko setelah itu, dari hasil rakor kami, nanti BNPB yang ambil alih sebagai tempat pengungsian, nantinya jadi hunian sementara, atau hunian tetap, bisa dilihat lagi," ungkapnya.

Terkait penjagaan rumah warga, kata dia, sudah jelas merupakan kewajiban bagi para petugas kepolisian dan yang terutama adalah memastikan keselamatan masyarakat sekitar.

"Kami berkewajiban untuk mengamankan aset-aset patroli aset-aset masyarakat yang mengungsi," tukasnya.

2. Sebanyak 55 korban jiwa

Kapolres Manggarai Timur AKBP Haryanto bertemu korban gempa Flores yang sempat terisolir. (Dok Polda NTT)

Rudi sebelumnya mengungkap jumlah korban jiwa sesuai pendataan yang masuk melalui pos penanganan bencana mereka yaitu 55 orang per pukul 18.00 WITA, Minggu (16/8/2026).

"Ini datanya dinamis dan data yang masuk di Posko Polda NTT yang meninggal sekarang berjumlah 55 orang, kemudian luka berat 67 orang dan luka ringan 123 orang," ungkap dia.

Gempa Flores yang bersumber dari Mbay, Kabupaten Nagekeo ini berdampak pada tujuh kabupaten yang tersebar pada 38 titik dengan lebih dari 7 ribu warga terdampak bencana sejak Sabtu subuh (15/8/2026).

"Ada di 38 titik, dengan 7.670 orang terdampak di tujuh kabupaten yang terdampak. Wilayah yang paling berat itu di wilayah Manggarai dan Manggarai Timur. Pengungsinya banyak di Manggarai Timur," ujarnya.

3. Rapat bersama BNPB dan pemerintah pusat

Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko dalam jumpa pers terkait penanganan pasca gempa Flores. (IDN Times/Putra Bali Mula)

Sebelumnya, Rudi menyampaikan soal rapat koordinasi di Labuan Bajo, Manggarai Barat, bersama BNPB dengan pemerintah pusat dan pemerintah daerah NTT terkait dengan penanganan gempa Flores.

"Saya serta Forkompinda NTT, Menteri PUPR bersama dirjennya kami ditunjuk di wilayah Kabupaten Ende dan sudah melihat langsung kerusakan di sana maupun tempat pengungsiannya," tukasnya.

Tujuannya turun langsung yaitu untuk memetakan kendala dan seperti apa dampak gempa Flores terhadap warga maupun anggota yang bertugas di sana.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article