Tragedi di Sumba Barat Daya, Ibu Tewas Diduga Dianiaya Anak Kandungnya

Regina Rombo Kodi, 48 tahun, ditemukan tewas diduga dianiaya anak kandungnya, PPKL alias Petrus, di Kampung Rada Meter, Sumba Barat Daya, pada 25 September 2026.
Pemeriksaan medis menemukan memar, benjolan, pendarahan dari hidung, dan luka terbuka di kepala korban. Petrus disebut kerabat telah lama mengalami gangguan jiwa, sementara motif masih diperiksa.
Polisi menangkap Petrus tanpa perlawanan pada 27 September 2026 di Desa Waiholo. Ia diamankan di Polres, sementara penyidik menggelar perkara dan mengoordinasikan pemeriksaan psikiater.
Kupang, IDN Times - Warga Kampung Rada Meter, Desa Waiholo, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT) digegerkan Regina Rombo Kodi (48), ibu rumah tangga yang tewas setelah dianiaya anak kandungnya sendiri pada Jumat malam, 25 September 2026, sekitar pukul 21.30 Wita. Pelaku berinisial PPKL alias Petrus (26) yang diduga merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Kejadian bermula saat Regina bersama Petrus tidur di bale-bale depan rumah atau katonga tanang dalam bahasa Kodi. Kemudian saksi Wonda Mete (37) dan Hermanus Dita Kaka (18) mendengar suara seperti seseorang dipukuli. Ketika diperiksa ternyata Regina sudah tergeletak dalam kondisi tidak bernyawa sementara Petrus meninggalkan lokasi sambil membawa sebatang kayu.
1. Hasil pemeriksaan medis pada korban

Ilustrasi pembunuhan Kasat Reskrim Polres Sumba Barat Daya, Iptu Yakobus K. Sanam dalam keterangannya menyebut saksi menangis histeris saat menemukan korban dalam kondisi seperti itu.
"Saksi Wonda sempat mencoba membangunkan korban, tapi tidak ada respons. Ia kemudian menangis histeris. Tetangga yang rumahnya berjarak sekitar 50–70 meter ikut datang dan memastikan korban telah meninggal," ujarnya, Kamis (1/10/2026).
Peristiwa itu langsung dilaporkan keluarga ke Polsek Kodi Utara dan jenazah korban dibawa ke rumah kediaman di Kampung Karendi, Desa Waiholo.
"Sebelumnya petugas kesehatan dari Puskesmas Kori sudah melakukan pemeriksaan medis. Pada tubuh korban ditemukan luka memar disertai benjolan di kening hingga pelipis kiri, memar di mata kanan dan pipi kiri, pendarahan dari kedua hidung, serta luka terbuka di kepala bagian kanan," ungkap dia.
2. Sudah lama alami gangguan jiwa

Polres Sumba Barat Daya menangkap anak dengan ODGJ yang bunuh ibu kandung. (Dok Polres Sumba Barat Daya) Berdasarkan laporan itu, polisi langsung bergerak mencari pelaku yang merupakan anak kandung korban dan barang bukti. Petrus sendiri diketahui sudah lama mengalami gangguan jiwa berdasarkan keterangan para kerabatnya. Namun terkait motif di balik aksinya masih dalam pemeriksaan.
Polisi juga mengamankan sejumlah barang terkait, yakni kaos putih, baju dalam, celana pendek, dan kain bermotif garis putih-biru gelap. Setelahnya polisi meminta keterangan saksi di lokasi kejadian, polisi berupaya mencari barang bukti sekaligus pelaku.
“Penyidik sudah melakukan BAP terhadap saksi-saksi dan kami segera melakukan gelar perkara untuk meningkatkan status proses lidik menjadi penyidikan dan penetapan tersangka,” kata dia.
3. Koordinasi terkait pemeriksaan kejiwaanq

Polres Sumba Barat Daya menangkap anak dengan ODGJ yang bunuh ibu kandung. (Dok Polres Sumba Barat Daya) Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Polres Sumba Barat Daya melakukan pencarian bersama Polsek Kodi Utara dan berhasil menangkap Petrus pada Minggu, 27 September 2026, sekitar pukul 00.30 Wita di Desa Waiholo. Polisi belum mendapat kayu yang menjadi barang bukti saat penangkapan tersebut.
"Penangkapan ini tanpa perlawanan. Tim dari Polres Sumba Barat Daya dan Polsek Kodi Utara langsung melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku sejak Sabtu pagi hingga tengah malam,” ujarnya.
Petrus sudah diamankan di Mapolres Sumba Barat Daya dan kasus ini ditangani unit PPA Sat Reskrim karena korbannya perempuan. Polisi juga berkoordinasi dengan tim medis untuk pemeriksaan kejiwaan oleh dokter psikiater, serta dengan Kejaksaan Negeri Kabupaten Sumba Barat untuk proses hukum selanjutnya.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)
















![[QUIZ] Jumlah Like Medsos Sepi Bikin Bad Mood? Yuk, Cek Lewat Kuis Ini!](https://image.idntimes.com/post/20251212/pexels-olly-3769109_4ab569bf-b3f6-4718-9978-3f13fc25a55a.jpg)



