Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pertamina Beberkan Kondisi Stok BBM dan LPG di NTB saat Ini
Kapal pengangkut LPG Pertamina. (dok. Pertamina)
  • Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mencatat lonjakan konsumsi LPG, BBM, dan avtur selama mudik lebaran 2026 di NTB, dengan peningkatan tertinggi pada avtur sebesar 27 persen.
  • Satgas Ramadan dan Idul Fitri 2026 memastikan distribusi energi berjalan aman di NTB sejak 9 Maret hingga 1 April, mendukung kelancaran arus mudik dan menurunkan angka kecelakaan.
  • Ketersediaan stok BBM, LPG, dan avtur di NTB terjaga aman dengan ketahanan hingga 15 hari, didukung infrastruktur distribusi aktif serta layanan siaga untuk masyarakat selama periode RAFI.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
9 Maret 2026

Satgas Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) 2026 Pertamina Patra Niaga mulai bertugas memastikan distribusi energi aman di seluruh wilayah, termasuk NTB.

1 April 2026

Pertamina Patra Niaga resmi menutup pelaksanaan Satgas RAFI 2026 setelah masa tugas pengamanan pasokan energi selama Ramadan dan Idul Fitri.

6 April 2026

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menyampaikan kondisi arus mudik dan balik di NTB berjalan aman serta konsumsi LPG, BBM, dan Avtur meningkat signifikan dibanding rata-rata normal.

kini

Pertamina melaporkan stok BBM, LPG, dan Avtur di NTB dalam kondisi aman dengan ketahanan hingga 15 hari serta melakukan evaluasi untuk peningkatan strategi distribusi energi ke depan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus melaporkan kondisi stok BBM dan LPG di Nusa Tenggara Barat tetap aman setelah lonjakan konsumsi selama masa mudik dan arus balik Lebaran 2026.
  • Who?
    Pernyataan disampaikan oleh Executive General Manager Iwan Yudha Wibawa dan Area Manager Communication, Relations & CSR Ahad Rahedi dari Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus.
  • Where?
    Kegiatan pemantauan dan distribusi berlangsung di wilayah Nusa Tenggara Barat, mencakup terminal BBM, SPBU, agen LPG, serta Aviation Fuel Terminal yang beroperasi di daerah tersebut.
  • When?
    Satgas Ramadan dan Idul Fitri 2026 berlangsung sejak 9 Maret hingga resmi ditutup pada 1 April 2026. Evaluasi hasil kegiatan disampaikan pada Senin, 6 April 2026.
  • Why?
    Kenaikan konsumsi energi terjadi karena peningkatan aktivitas masyarakat selama Ramadan dan Lebaran, termasuk perjalanan mudik yang menyebabkan permintaan BBM, LPG, dan Avtur meningkat signifikan.
  • How?
    Pertamina menjaga pasokan melalui pengoperasian infrastruktur distribusi di NTB dengan sistem monitoring 24 jam serta layanan tambahan seperti SPBU Siaga, Agen LPG Siaga, mobil tangki standby, dan motorist mobile.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Waktu lebaran kemarin orang-orang di NTB banyak yang pulang kampung, jadi bensin dan gas dipakai lebih banyak. Pertamina bilang bensin naik, gas juga naik, dan bahan bakar pesawat naik paling tinggi. Tapi semuanya tetap aman karena stoknya cukup. Sekarang perjalanan orang juga lancar dan tidak banyak kecelakaan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pelaksanaan Satgas Ramadan dan Idul Fitri 2026 di NTB menunjukkan keberhasilan koordinasi antara Pertamina Patra Niaga dan berbagai pihak dalam menjaga pasokan energi tetap aman meski konsumsi meningkat tajam. Kesiapan infrastruktur, layanan siaga, serta sistem pemantauan 24 jam turut menciptakan perjalanan mudik yang lancar dan menurunkan risiko kecelakaan di wilayah tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Mataram, IDN Times - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) mencatat lonjakan konsumsi LPG dan BBM selama mudik lebaran 2026. Kenaikan tertinggi pada konsumsi avtur yang mencapai 27 persen dari rata-rata konsumsi normal.

Pertamina Patra Niaga resmi tutup pelaksanaan Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 2026 pada 1 April lalu. Pasukan khusus Pertamina Patra Niaga jaga pasokan energi dengan aman pada masa Ramadan dan Idul Fitri, mulai dari arus mudik hingga arus balik lebaran 2026.

1. Mudik berjalan aman dan lancar

Mobil armada pengangkut BBM. (dok. Pertamina)

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Iwan Yudha Wibawa menjelaskan pada masa arus mudik dan arus balik lebaran, perjalanan masyarakat NTB terpantau aman dan lancar. Begitu juga dengan angka kecelakaan yang mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya berdasarkan data Polda NTB.

"Selain pengaturan lalu lintas yang patut diapresiasi, sejumlah peran pendukung seperti sarana beristirahat dan ketersediaan energi memegang peranan penting dalam berkurangnya resiko kecelakaaan," kata Yudha, Senin (6/4/2026).

2. Rincian peningkatan konsumsi LPG dan BBM di NTB

Pasokan avtur untuk pesawat saat event MotoGP Mandalika 2025. (dok. Pertamina)

Yudha menyampaikan, untuk wilayah NTB terjadi kenaikan konsumsi pada produk LPG dibandingkan kondisi normal, yakni sebesar 7,9 persen. Begitu juga BBM (Gasoline) mencapai 9,2 persen dan Avtur 27 persen dari rata-rata konsumsi normal.

Sedangkan untuk Gasoil mengalami sedikit kenaikan meskipun aktivitas industri berkurang selama libur panjang, yakni sebesar 1,2 persen. Dia menjelaskan Satgas RAFI 2026 yang berlangsung sejak 9 Maret lalu, bertugas memastikan distribusi energi tetap aman dan lancar di seluruh wilayah kerja Pertamina termasuk NTB, khususnya selama momen Ramadan dan Idul Fitri yang identik dengan peningkatan konsumsi.

3. Stok LPG dan BBM dalam kondisi aman

Ilustrasi LPG 3 Kg. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi menjelaskan bahwa ketersediaan stok BBM, LPG, dan Avtur selama masa Satgas terjaga dalam kondisi aman, dengan ketahanan stok yang bervariasi mulai dari 8 hingga 15 hari tergantung produk dan wilayah.

Selama masa Satgas RAFI 2026, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memastikan kesiapan infrastruktur distribusi di NTB melalui pengoperasian 3 Terminal BBM (Fuel dan Integrated Terminal), 111 SPBU, 5 SPBUN, 93 Agen LPG, dan 2 Aviation Fuel Terminal. Operasional ini dikendalikan melalui sistem monitoring yang aktif selama 24 jam penuh.

Guna memberikan kenyamanan kepada masyarakat, Pertamina Patra Niaga juga menyediakan layanan tambahan untuk mendukung kenyamanan masyarakat selama periode RAFI di NTB. Layanan tersebut mencakup 10 SPBU Siaga 24 jam, 91 Agen LPG Siaga, 4 unit mobil tangki standby sebagai kantong suplai di jalur padat perjalanan dan 5 unit motorist/PDS yang mobile untuk menjangkau pemukiman hingga jalur wisata.

Ahad mengatakan hasil evaluasi Satgas Ramadan dan Idul Fitri 2026 akan menjadi landasan untuk menyempurnakan strategi distribusi energi ke depan. “Kami akan terus meningkatkan keandalan layanan, terutama untuk wilayah-wilayah dengan tantangan geografis dan lonjakan konsumsi, agar kebutuhan energi masyarakat senantiasa terpenuhi,” kata dia.

Editorial Team