Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pemancing di Lombok Barat Ditemukan Sudah Tak Bernyawa di Dasar Laut
Pemancing yang ditemukan meninggal dievaluasi. (dok. SAR Mataram)

Lombok Barat, IDN Times - Seorang pemancing bernama Hendri (22), warga Dusun Lendang Re, Desa Sekotong Tengah, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat di Nusa Tenggara Barat (NTB), ditemukan  sudah tidak bernyawa setelah sebelumnya mancing di Pantai Menyongar, Kamis (23/5/2024). Korban ditemukan di dasar laut dalam posisi tertimbun lumpur.

"Korban ditemukan kemarin malam oleh Tim SAR gabungan dan masyarakat, setelah itu dievakuasi dan langsung dibawa ke rumah duka," kata Kepala Kantor SAR Mataram Lalu Wahyu Efendi, Jumat (24/5/2024).

1. Korban sempat diperingati

Tim SAR lakukan penyelaman mencari korban. (dok. SAR Mataram)

Sebelumnya, korban pada Rabu (22/5/2024) sore,  korban diketahui sedang memancing ikan dengan tubuh terendam air. Korban sempat diperingatkan oleh pemancing lain agar tidak berendam di perairan tersebut karena berbahaya.

Hingga akhirnya diketahui Hendri dilaporkan tenggelam di perairan Pantai Manyongar, Dusun Lendang Re, Desa Sekotong Tengah, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, Rabu (22/5/2024) sore. Setelah korban hilang tenggelam, kemudian dilaporkan ke pihak terkait untuk bantuan pencarian.

2. Korban ditemukan pada hari kedua pencarian

Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian. (dok. SAR Mataram)

Wahyu mengatakan pada Kamis (23/5/2024) hari ini, Tim SAR melakukan penyelaman di sekitar lokasi kejadian. Pihaknya juga menambah personel dan peralatan untuk melakukan pencarian.

"Korban ditemukan pada hari kedua pencarian," jelas Wahyu.

3. Kerahkan kapal RBB

Kapal RBB yang dikerahkan Kantor SAR Mataram mencari korban. (dok. SAR Mataram)

Peralatan yang digunakan untuk melakukan pencarian termasuk kapal rigid bouyancy boat (RBB), perahu karet, alat selam, aqua eye, dan peralatan pendukung lainnya.

"Pencarian juga melibatkan unsur dari TNI, Polri, BPBD, perangkat desa, nelayan, dan warga setempat," tandasnya.

Editorial Team

Related Article