Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
NTB Targetkan Pembukaan Rute Jogja dan Bandung Jelang MotoGP 2026
Ilustrasi penumpang pesawat di Bandara Lombok. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Mataram, IDN Times - Pemprov NTB menargetkan pembukaan rute penerbangan baru yang menghubungkan Lombok langsung dengan Yogyakarta (Jogja) dan Bandung, Jawa Barat menjelang perhelatan MotoGP Mandalika 2026. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda NTB, Lalu Moh. Faozal, menjelaskan bahwa slot penerbangan untuk rute-rute tersebut pada dasarnya telah tersedia dan siap untuk dioptimalkan dalam waktu dekat.

​"Rute baru yang kita coba dorong, sudah ada sebenarnya slotnya yaitu Bandara Adi Sucipto Jogja dan Bandara Husein Sastranegara Bandung. Itu akan kita coba selesaikan dalam rentang waktu menjelang MotoGP," kata Faozal di Mataram, Selasa (8/9/2026).

1. Maskapai penerbangan tambah extra flight saat MotoGP Mandalika 2026

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda NTB Lalu Moh. Faozal. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Selain pembukaan rute baru, kata Faozal, Pemprov NTB telah menggelar rapat koordinasi dengan tujuh maskapai penerbangan baik rute domestik dan internasional. Pemprov NTB meminta maskapai menambah extra flight saat penyelenggaraan MotoGP Mandalika pada 8-12 Oktober 2026.

Dia memperkirakan akan terjadi lonjakan mobilitas penonton MotoGP Mandalika 2026 yang menggunakan moda transportasi udara. Faozal menjelaskan sejumlah maskapai penerbangan akan menambah extra flight pada 8-12 Oktober 2026.

Secara keseluruhan, kata Faozal, kesiapan maskapai penerbangan dinilai sudah cukup baik dan diharapkan mampu mengantisipasi lonjakan penumpang saat gelaran event MotoGP Mandalika 2026.

Dengan adanya tambahan extra flight dan pembukaan rute penerbangan baru Jogja dan Bandung diharapkan memberikan kemudahan aksesibilitas bagi wisatawan domestik maupun mancanegara yang ingin menyaksikan langsung keseruan MotoGP Mandalika 2026.

2. Daftar maskapai yang akan menambah extra flight

Ilustrasi penumpang di Bandara Lombok. (dok. Istimewa)

Eks Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) NTB itu menyebutkan sejumlah maskapai yang akan menambah extra flight saat gelaran MotoGP Mandalika 2026. Di antaranya, maskapai Garuda Indonesia telah memastikan adanya extra flight pada 8 hingga 12 Oktober 2026, di mana frekuensi penerbangan harian ditingkatkan dari dua kali menjadi tiga kali sehari.

Kemudian maskapai TransNusa akan menyiapkan extra flight rute Jakarta-Lombok pada 8 hingga 12 Oktober 2026. Sedangkan maskapai Lion Air diminta mengoperasikan seluruh rute eksisting yang dimiliki menjelang perhelatan MotoGP Mandalika 2026.

Rute-rute strategis seperti dari Jakarta, Jogja, Surabaya, Bali, Makassar, Balikpapan, Labuan Bajo, Waingapu, hingga Tambolaka akan dioptimalkan. Sementara, maskapai Pelita Air untuk sementara akan beroperasi dengan jadwal normal, karena keterbatasan pesawat.

Untuk rute internasional, konektivitas dari Kuala Lumpur dilayani secara normal oleh maskapai AirAsia. Sementara rute Singapura, total 10 penerbangan dalam seminggu yang dilayani maskapai Scoot.

3. Jumlah penumpang di Bandara Lombok saat MotoGP Mandalika 2025

Ornamen MotoGP di Bandara Lombok. (dok. Istimewa)

Tahun 2025 lalu, PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Lombok mencatat jumlah penumpang selama gelaran MotoGP Mandalika sebanyak 72.313 orang. Perhelatan MotoGP Mandalika menjadikan Bandara Lombok sebagai salah satu titik tersibuk di wilayah timur Indonesia.

Selama 9 hari pelayanan atau periode H-6 hingga H+2 MotoGP Mandalika atau 29 September sampai 7 Oktober 2025, Bandara Lombok mencatat total 730 pergerakan pesawat, 72.313 penumpang, dan 607 ton kargo. Puncak aktivitas terjadi pada H+1 yaitu Senin, 6 Oktober 2025 dengan 93 pergerakan pesawat dan 9.509 penumpang yang berangkat maupun tiba melalui Bandara Lombok.

Selama periode penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2025, juga tercatat sebanyak 44 penerbangan tambahan (extra dan charter flight) yang dioperasikan oleh sejumlah maskapai untuk mengakomodasi lonjakan penumpang. Angka tersebut mencerminkan tingginya mobilitas wisatawan, kru, dan ofisial MotoGP usai gelaran balapan di Sirkuit Mandalika.

Curated For You

Editorial Team

Related Article