Ilustrasi perahu nelayan di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, NTB. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Meskipun proses penyusunan DED masih berjalan, Muslim menegaskan bahwa pembangunan fisik atau konstruksi akan dimulai tahun 2026 ini. Seluruh rangkaian proses mulai dari perencanaan hingga tahap konstruksi fisik ditargetkan berjalan secara paralel dan rampung pada tahun 2026.
"Tahun ini juga pembangunannya," kata dia.
Sebelumnya, KKP membangun sebanyak 100 kampung nelayan merah putih di seluruh Indonesia sejak akhir 2025. Salah satu yang telah rampung secara fisik adalah KNMP Desa Ekas Buana, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur. Desa Ekas Buana dipilih karena memiliki potensi perikanan besar dengan komoditas utama tongkol, cakalang, kembung, dan udang. Dari total 1.226 kepala keluarga, sebanyak 854 berprofesi sebagai nelayan, dengan 396 unit kapal aktif beroperasi.
Beragam fasilitas telah dibangun untuk menunjang aktivitas perikanan, mulai dari gudang beku portable, pabrik es, shelter pendaratan ikan, docking kapal, bengkel nelayan, balai nelayan, hingga kios pemasaran ikan dan instalasi pengolahan air limbah.
Selain pembangunan fisik, KKP memperkuat kelembagaan pengelola melalui peningkatan kapasitas pengurus koperasi desa, pendampingan tenaga ahli pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan kompetensi penyuluh perikanan.