Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

NTB Dapat Tambahan Pembangunan 40 Kampung Nelayan Merah Putih

NTB Dapat Tambahan Pembangunan 40 Kampung Nelayan Merah Putih
Perahu nelayan di Pulau Bungin Sumbawa. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Intinya Sih
  • Provinsi NTB mendapat tambahan 40 Kampung Nelayan Merah Putih pada 2026, dengan tahap penyusunan DED sedang berjalan dan Kota Mataram belum termasuk dalam daftar prioritas.
  • Pembangunan fisik kampung nelayan ditargetkan dimulai tahun 2026 secara paralel dengan perencanaan, melanjutkan program nasional yang telah membangun 100 kampung sejak akhir 2025.
  • Pada 2025, tiga kampung nelayan dibangun di Pulau Bungin, Desa Ekas Buana, dan Desa Bilelando dengan total anggaran Rp60 miliar untuk fasilitas seperti dermaga dan cold storage.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Mataram, IDN Times - Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mendapat tambahan pembangunan 40 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) pada tahun 2026. Pembangunan KNMP merupakan program prioritas pemerintah pusat yang dilakukan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (KKP) NTB Muslim menjelaskan saat ini, proses pembangunan 40 kampung nelayan merah putih dalam tahap penyusunan Detail Engineering Design (DED). Sebelumnya, pada 2025, KKP membangun tiga kampung nelayan merah putih di NTB.

"Prosesnya sekarang sudah dalam tahap penyusunan Detail Engineering Design (DED) atau detail desainnya," kata Muslim di Mataram, Rabu (27/5/2026).

1. Kota Mataram belum dapat program Kampung Nelayan Merah Putih di NTB

IMG_20251013_114945_797.jpg
Kepala Dislutkan NTB Muslim. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Ditanya mengenai sebaran lokasi pembangunan 40 kampung nelayan merah putih tersebut, Muslim mengatakan tersebar di kabupaten/kota di wilayah NTB. Namun, untuk wilayah Kota Mataram sendiri dipastikan belum masuk dalam daftar prioritas program Kampung Nelayan tahun 2026.

Dengan bertambahnya sekitar 40 lokasi baru di tahun ini, diharapkan intervensi penataan kawasan pesisir ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan serta memperkuat infrastruktur pantai terhadap ancaman perubahan iklim. Diharapkan, kampung nelayan merah putih juga dilengkapi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN), sehingga mempermudah nelayan mendapatkan solar.

2. Pembangunan fisik ditargetkan mulai tahun ini

IMG_20260121_102826_006.jpg
Ilustrasi perahu nelayan di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, NTB. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Meskipun proses penyusunan DED masih berjalan, Muslim menegaskan bahwa pembangunan fisik atau konstruksi akan dimulai tahun 2026 ini. Seluruh rangkaian proses mulai dari perencanaan hingga tahap konstruksi fisik ditargetkan berjalan secara paralel dan rampung pada tahun 2026.

"Tahun ini juga pembangunannya," kata dia.

Sebelumnya, KKP membangun sebanyak 100 kampung nelayan merah putih di seluruh Indonesia sejak akhir 2025. Salah satu yang telah rampung secara fisik adalah KNMP Desa Ekas Buana, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur. Desa Ekas Buana dipilih karena memiliki potensi perikanan besar dengan komoditas utama tongkol, cakalang, kembung, dan udang. Dari total 1.226 kepala keluarga, sebanyak 854 berprofesi sebagai nelayan, dengan 396 unit kapal aktif beroperasi.

Beragam fasilitas telah dibangun untuk menunjang aktivitas perikanan, mulai dari gudang beku portable, pabrik es, shelter pendaratan ikan, docking kapal, bengkel nelayan, balai nelayan, hingga kios pemasaran ikan dan instalasi pengolahan air limbah.

Selain pembangunan fisik, KKP memperkuat kelembagaan pengelola melalui peningkatan kapasitas pengurus koperasi desa, pendampingan tenaga ahli pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan kompetensi penyuluh perikanan.

3. Sebaran tiga kampung nelayan merah putih yang dibangun tahun 2025

IMG-20260317-WA0014.jpg
Perahu nelayan di Pantai Senggigi Lombok Barat. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Pada 2025, KKP membangun tiga kampung nelayan merah putih di NTB. Muslim menyebutkan KKP menggelontorkan anggaran sebesar Rp20 miliar untuk satu lokasi Kampung Nelayan Merah Putih. Sehingga, total anggaran untuk pembangunan tiga Kampung Nelayan Merah Putih di NTB pada 2025 mencapai Rp60 miliar.

Tiga tempat yang menjadi lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di NTB, antara lain Pulau Bungin Kabupaten Sumbawa, Desa Ekas Buana Lombok Timur dan Desa Bilelando Lombok Tengah.

Dengan anggaran puluhan miliar itu, kata Muslim, sejumlah fasilitas akan dibangun. Misalnya pembangunan dermaga, cold storage atau pabrik es hingga kantor pelayanan. Sehingga mempermudah akses nelayan menjalankan aktivitas dan mengolah ikan hasil tangkapannya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Aan Pranata
EditorAan Pranata

Latest News NTB

See More