Kupang, IDN Times - Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), Irjen Pol Rudi Darmoko, mengonfirmasi bahwa hingga saat ini tim dan petugas di lapangan masih belum berhasil menembus akses masuk ke Kabupaten Nagekeo pascagempa bumi yang terjadi pada Sabtu (15/8/2026). Terisolasinya wilayah tersebut menjadi tantangan utama dalam penanganan dampak bencana dan pendataan korban secara menyeluruh di lapangan.
Bencana tersebut dipicu oleh gempa bumi dangkal berkedalaman 10 kilometer yang mengguncang Pulau Flores pada pukul 05.58 WITA, dengan pusat gempa berada di lepas pantai Mbay, Nagekeo. Dampak guncangan gempa meluas dan merusak hingga tujuh kabupaten di Pulau Flores, dengan Kabupaten Nagekeo sebagai salah satu area yang terdampak paling parah.
