Comscore Tracker

Lalai Matikan Kompor, Kedai Kopi di Mataram Hangus Terbakar 

Kerugian mencapai Rp25 juta

Mataram, IDN Times - Dapur Kedai Kopi Sanu, milik seorang warga di Jalan R.M.Panji Anom Lingkungan Banjar Intaran Kelurahan Pagutan Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram, NTB, hangus terbakar pada Senin (26/9/2022) dini hari.

Peristiwa kebakaran ini diduga akibat kelalaian karyawan karena lupa mematikan kompor gas. Akibat kebakaran ini, kerugian ditaksir mencapai Rp 25 juta.

1. Karyawan kedai kopi melihat api menyala di ventilasi jendela

Lalai Matikan Kompor, Kedai Kopi di Mataram Hangus Terbakar Bagian dapur sebuah kedai kopi yang hangus terbakar. (dok. Polresta Mataram)

Kapolresta Mataram melalui Kapolsek Pagutan Iptu I Putu Sastrawan menjelaskan peristiwa kebakaran terjadi pukul 00.40 Wita. Pemilik kedai kopi adalah Taufik, (30) dengan alamat Labuhan Lombok, Kabupaten Lombok Timur.

Seorang karyawan inisial S yang menjadi saksi peristiwa itu mengatakan ia pertama kali melihat api menyala dari ventilasi jendela dapur. "Saat saksi sedang duduk di halaman rumah," terang Sastrawan.

Baca Juga: Bayi Malang di Lombok Ditaruh dalam Tas dan Dibuang di Posyandu 

2. Lupa mematikan kompor gas

Lalai Matikan Kompor, Kedai Kopi di Mataram Hangus Terbakar ilustrasi kompor gas (Pexels.com/ Suludan Diliyaer)

Berdasarkan keterangan saksi S, dirinya membuat orderan dan mengantar orderan ke depan. Kemudian lupa mematikan kompor gas yang menyala di dapur.

Barang-barang yang terbakar berupa 1 buah teflon, 1 unit kompor gas, plavon atas dapur. Serta 1 buah kichen set yang berisi bumbu dapur, perabotan rumah tangga. Akibat kejadian itu, kerugian diperkirakan sekitar Rp 25 juta.

3. Kerahkan 3 mobil damkar

Lalai Matikan Kompor, Kedai Kopi di Mataram Hangus Terbakar Petugas Damkar Kota Mataram memadamkan api. (dok. Polresta Mataram)

Untuk memadamkan kobaran api, sebanyak 3 mobil pemadam kebakaran (damkar) Kota Mataram dikerahkan ke lokasi. Sehingga api dapat dipadamkan sekitar pukul 01.05 Wita.

"Sementara akibat kebakaran karena kelalaian dan proses penyelidikan ditangani Polsek Pagutan. Sampai saat ini situasi dalam keadaan aman kondusif," terang Sastrawan.

Baca Juga: Logistik WSBK Mandalika Direncanakan Diangkut 2 Pesawat Kargo 

Topic:

  • Linggauni

Berita Terkini Lainnya