Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Geger! Penemuan Tengkorak Perempuan di Hutan Sekotong Lombok Barat

IMG_20260107_164938_623.jpg
Polisi turun melakukan olah TKP penemuan tengkorak perempuan di Sekotong Lombok Barat. (dok. Polres Lombok Barat)

Lombok Barat, IDN Times - Masyarakat Dusun Panggang, Desa Persiapan Belongas, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), dikejutkan oleh penemuan tengkorak seorang perempuan di kawasan hutan setempat pada Selasa siang (6/1/2026).

Penemuan yang terjadi di area perbukitan ini segera ditangani oleh jajaran kepolisian dari Polsek Sekotong dan Polres Lombok Barat guna mengungkap penyebab pasti kematian korban. Berdasarkan identitas yang ditemukan, korban bernama Jani, perempuan berusia 41 tahun asal Dusun Dasan Bengkel, Desa Bonjeruk, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah.

Korban berdomisili di Dusun Lebah Suren Desa Sekotong Tengah, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat. Penemuan ini bermula dari laporan warga yang melihat kondisi mengenaskan di area pepohonan di perbukitan Dusun Sauh.

1. Korban ditemukan oleh penggembala sapi

IMG_20260107_164938_412.jpg
Lokasi penemuan tengkorak perempuan di area perbukitan Sekotong Lombok Barat. (dok. Polres Lombok Barat)

Kapolsek Sekotong Polres Lombok Barat, Iptu I Ketut Suriarta membenarkan penemuan tersebut dan langsung mengerahkan personel ke lokasi kejadian yang cukup sulit dijangkau. Dia menjelaskan kronologi penemuan mayat perempuan tersebut.

Peristiwa ini pertama kali diketahui sekitar pukul 11.00 WITA oleh seorang anak berusia 8 tahun yang tengah menggembalakan sapi di area perbukitan Dusun Sauh. Saat melintas di bawah pohon besar yang dikenal warga sebagai pohon goak, saksi terkejut melihat adanya bagian tubuh manusia yang menggantung dengan kondisi terikat kain.

Ketakutan melihat pemandangan tersebut, saksi langsung berlari ke perkampungan untuk memberikan informasi kepada orang tua dan warga sekitar. Laporan ini kemudian diteruskan secara berjenjang hingga sampai ke Polsek Sekotong.

"Begitu mendapatkan informasi mengenai penemuan mayat tersebut, kami segera menerjunkan Unit Reskrim beserta piket fungsi lainnya. Termasuk Tim Inafis Polres Lombok Barat, untuk melakukan olah TKP dan mengamankan lokasi," kata Suriarta, Rabu (7/1/2026).

2. Kondisi jenazah sangat memprihatikan

IMG_20260107_164938_665.jpg
Jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara Mataram. (dok. Polres Lombok Barat)

Setibanya di lokasi kejadian pada pukul 15.10 WITA, petugas kepolisian langsung melakukan sterilisasi area. Tim Inafis Polres Lombok Barat bekerja ekstra hati-hati dalam mengumpulkan bukti-bukti fisik di sekitar tempat penemuan jenazah. Berdasarkan pengamatan awal, ditemukan tas yang berisi pakaian, sepatu, dompet, serta kartu identitas yang mengarah pada sosok Jani.

Suriarta menjelaskan bahwa kondisi jenazah saat ditemukan sudah sangat memprihatinkan. Namun, barang-barang milik korban yang ditemukan di sekitar lokasi menjadi petunjuk krusial dalam proses identifikasi awal.

"Di sekitar lokasi penemuan mayat, anggota kami menemukan tas yang berisi pakaian korban serta dokumen identitas atas nama Sdri. Jani. Berdasarkan KTP yang ditemukan," jelasnya.

Setelah proses olah TKP selesai, jenazah kemudian dievakuasi menggunakan kantong jenazah dan dibawa menuju Rumah Sakit Bhayangkara Mataram pada sore harinya untuk menjalani prosedur medis lebih lanjut.

3. Polisi dalami penyebab kematian korban

IMG_20251016_172306_216.jpg
Kasatreskrim Polres Lombok Barat AKP Lalu Eka Arya Mardiwinata. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Kabar mengenai penemuan mayat ini dengan cepat menyebar hingga ke telinga warga Dusun Lebah Suren, Desa Sekotong Tengah. Sekitar pukul 17.30 WITA, Kepala Dusun setempat bersama rombongan warga mendatangi Mapolsek Sekotong untuk memastikan identitas korban.

Salah satu warga, yang merupakan kerabat korban, meminta izin kepada petugas untuk memeriksa barang-barang yang ditemukan di lokasi. Isak tangis kerabat pecah ketika mengenali barang-barang tersebut, seperti sepatu dan pakaian, sebagai milik saudara perempuannya.

"Pihak keluarga telah datang dan memastikan bahwa barang-barang yang kami amankan memang benar milik saudara mereka. Saat ini, kami tetap mengikuti prosedur hukum yang berlaku untuk memastikan penyebab kematian," tambah Suriarta.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lombok BaratAKP Lalu Eka Arya Mardiwinata menjelaskan bahwa meskipun identitas telah terungkap, pihak kepolisian belum bisa menyimpulkan penyebab kematian korban. Penyelidikan masih terus dikembangkan dengan mengumpulkan keterangan dari para saksi, termasuk saksi pertama yang menemukan korban dan warga di lokasi penemuan.

Hingga saat ini, jenazah korban masih dititipkan di ruang jenazah Rumah Sakit Bhayangkara. Eka menjelaskan bahwa, rencananya hari ini dilakukan visum terhadap korban, guna kepentingan penyelidikan dan penyidikan.

"Langkah selanjutnya adalah menunggu hasil visum dari tim medis RS Bhayangkara. Kami berkomitmen untuk menangani kasus ini secara transparan dan profesional agar penyebab kematian korban dapat segera terungkap secara terang benderang," kata dia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Aan Pranata
EditorAan Pranata
Follow Us

Latest News NTB

See More

Kejati NTB Tahan Dua Tersangka Korupsi Pengadaan Lahan MXGP Samota

08 Jan 2026, 19:04 WIBNews