Penumpang Bandara Lombok Tembus 2,49 Juta Orang sepanjang Tahun 2025

Lombok Tengah, IDN Times - InJourney Airports Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) Lombok, Nusa Tenggara Barat mencatat jumlah penumpang sepanjang 2025 mencapai 2,49 juta orang. General Manager BIZAM, Aidhil Philip Julian mengatakan trafik pergerakan penumpang menunjukkan pertumbuhan positif dibandingkan tahun 2024.
Sepanjang tahun 2025, BIZAM melayani sebanyak 26.337 pergerakan pesawat, meningkat 5,9 persen dibandingkan realisasi tahun 2024 sebanyak 24.879 pergerakan pesawat.
"Untuk pergerakan penumpang, pada tahun 2025 BIZAM melayani sebanyak 2.497.163 penumpang, meningkat 5 persen dibandingkan capaian tahun 2024 sebanyak 2.377.410 penumpang," kata Aidhil, Rabu (7/1/2026).
1. Peran strategis BIZAM sebagai pintu gerbang utama

Menurut Aidhil, capaian kinerja trafik 2025 dibandingkan 2024 ini semakin mempertegas peran strategis BIZAM sebagai pintu gerbang utama konektivitas udara di wilayah NTB. Dia mengatakan data pertumbuhan trafik 2025 menjadi motivasi bagi InJourney Airports BIZAM.
"Untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, guna mendukung pengembangan pariwisata serta perekonomian daerah,” kata dia.
2. Total sebanyak 171.241 penumpang selama periode Nataru

Sementara itu, kata Aidhil, sepanjang periode posko Nataru 205/2026, BIZAM melayani sebanyak 171.241 penumpang. Angkanya meningkat 15,7 persen dibandingkan periode Nataru 2024/2025, dimana BIZAM melayani sebanyak 147.974 penumpang.
Puncak arus penumpang terjadi pada 28 Desember 2025 dengan jumlah 10.682 penumpang, sekaligus menjadi rekor pergerakan penumpang harian tertinggi sepanjang tahun 2025.
Dari sisi operasional penerbangan, bandara melayani 1.905 pergerakan pesawat selama periode Nataru 2025/2026, meningkat 44,5 persen dibandingkan periode 2024/2025, dimana bandara melayani sebanyak 1.318 pergerakan pesawat.
"Peningkatan ini juga didukung oleh realisasi 15 penerbangan tambahan (extra flight) dari maskapai Garuda Indonesia, Lion Air, TransNusa, dan Wings Air pada rute Jakarta, Surabaya, Bali, serta Bima," terangnya.
3. Tutup Posko Nataru

InJourney Airports BIZAM resmi menutup operasional Posko Terpadu Angkutan Udara Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 yang aktif sejak 15 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Penutupan ditandai dengan Apel Penutupan Posko yang diikuti oleh manajemen internal InJourney Airports BIZAM bersama seluruh stakeholder bandara pada Senin (5/1/2026).
Aidhil mengatakan kegiatan apel tersebut menandakan berakhirnya pelaksanaan monitoring angkutan udara periode Nataru 2025/2026. Berkat kolaborasi dan sinergi yang erat antara InJourney Airports sebagai operator bandara dengan seluruh stakeholder, peningkatan lalu lintas penerbangan dan pergerakan penumpang selama periode Nataru 2025/2026 dapat dilayani secara optimal, dengan pencapaian utama zero accident.

















