Ada Air hingga Sandal, Ekspor via PLBN Motamasin NTT Capai Rp25 Miliar

- Ekspor melonjak Rp 4,216 miliar
- Komoditas ekspor beragam, impor naik Rp 632 juta
- Pelintas didominasi WNA, intensitas truk mencerminkan barang ekspor
- Peningkatan terjadi akibat musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru)
- PLBN Motamasin produktif dan strategis bagi perekonomian nasional
Kupang, IDN Times - Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motamasin di Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), mencatat kinerja positif sepanjang Desember 2025 mulai dari peningkatan jumlah pelintas hingga nilai ekspor.
Kepala PLBN Motamasin, Engelberthus Klau, dalam rilisnya menyatakan ekspor via PLBN ini mencapai Rp 25.008.887.186. Jumlah ini melonjak signifikan sebesar Rp 4,216 miliar dibandingkan November 2025 sesuai laporan Kantor Bea Cukai Atambua.
PLBN ini merupakan salah satu dari tiga pintu gerbang utama perbatasan darat Indonesia-Timor Leste di Pulau Timor yang diresmikan pada 9 Januari 2018 oleh Presiden Joko Widodo.
1. Ada air mineral hingga sandal

Lonjakan ini, lanjut dia, didorong oleh beragam komoditas dengan volume ekspor Desember 2025 mencapai 3.089.155 kilogram (kg). Sementara impor ikut mengalami kenaikan Rp 632 juta dengan nilai Rp 1.072.000.000. Volume impor selama Desember 2025 ini seberat 22.000 kg dengan komoditas biji gewang.
"Komoditi ekspor antara lain mulai dari bahan bangunan, air mineral, sembako, sparepart kendaraan, elektronik, furnitur, hasil pertanian, otomotif, pakaian, sandal, kosmetik, hingga excavator," jelas dia.
2. Pelintas didominasi WNA

Total pelintas baik yang datang dan berangkat melalui pos perbatasan ini mencapai 6.955 orang. Jumlah ini pun naik dibanding November 2025 dengan rata-rata harian 256 orang pelintas. Warga Negara Asing (WNA) masih mendominasi baik di keberangkatan maupun kedatangan dibandingkan Warga Negara Indonesia (WNI).
"Untuk keberangkatan itu 1.385 WNI dan 2.129 WNA. Sementara kedatangan ada 1.112 WNI dan 2.329 WNA," sebutnya.
Perlintasan kendaraan berangkat juga meningkat menjadi 312 unit termasuk 158 truk. Sementara kedatangan 294 unit. Dominasi truk mencerminkan intensitas pengangkutan barang ekspor.
3. Dampak Nataru

Peningkatan ini tidak terlepas dari musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), serta sinergi lintas instansi CIQS (Customs, Immigration, Quarantine, and Security). Kami terus berkomitmen menjaga pelayanan optimal, aman, dan humanis bagi seluruh pelintas dan pelaku usaha.
Kinerja Desember 2025 semakin menegaskan posisi PLBN Motamasin sebagai salah satu pintu gerbang perbatasan yang produktif dan strategis bagi perekonomian nasional. PLBN Motamasin sendiri merupakan pos di Pulau Timor bersama PLBN Motaain di Kabupaten Belu dan PLBN Wini di Kabupaten Timor Tengah Utara.

















