Mataram, IDN Times - Direktur RSUD Kota Mataram, dr. Eka Nurhayati menyebutkan pasien CIVID-19 yang dirawat di RSUD Kota Mataram tersisa lima orang. Meskipun ditemukan satu pasien COVID-19 varian Omicron beberapa waktu lalu, namun hasil penelusuran kontak erat dengan melakukanbtracing dan testing kepada tenaga kesehatan (nakes) dan keluarga pasien, tidak ada yang positif COVID-19.
"Dari penelusuran kontak erat kepada nakes RSUD Kota Mataram tidak ada yang terpapar Omicron. Nakes kita yang menangani pasien ndak ada yang positif. Tracing kepada keluarga juga tidak ada yang positif," ungkap dr. Eka dikonfirmasi IDN Times di Mataram, Senin (31/1/2022).
