Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

ITDC Targetkan Dampak Ekonomi MotoGP 2026 Tembus Rp5 Triliun

Kab. Lombok Tengah
ITDC Targetkan Dampak Ekonomi MotoGP 2026 Tembus Rp5 Triliun
Penonton memadati tribun grandstand K Sirkuit Mandalika pada Minggu (5/10/2025). (IDN Times/Muhammad Nasir)
  • ITDC menargetkan dampak ekonomi MotoGP Mandalika 2026 menembus Rp5 triliun, naik dari Rp4,2 triliun pada 2024 dan Rp4,9 triliun pada 2025.
  • Penjualan tiket MotoGP 2026 telah mencapai 50 persen atau sekitar Rp6 miliar, didorong pembelian korporasi serta kerja sama dengan bank BUMN, maskapai, dan agen perjalanan.
  • MotoGP Mandalika 2026 berlangsung 9–11 Oktober dengan target 145 ribu penonton; persiapan mencakup sirkuit, transportasi, keamanan, kesehatan, akomodasi, dan layanan penonton.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Lombok Tengah, IDN Times - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menargetkan dampak ekonomi MotoGP Mandalika 2026 menembus angka Rp5 triliun. ITDC optimistis target tersebut tercapai dengan melihat pergerakan penjualan tiket dan akomodasi di kawasan Mandalika yang sudah cukup bagus.

Direktur Operasi ITDC, Troy Reza Warokka menyebutkan pada MotoGP 2024, dampak ekonomi dari perhelatan event balap motor bergengsi di dunia itu mencapai Rp4,2 triliun. Kemudian meningkat pada 2025 menjadi Rp4,9 triliun.

"Insyaallah tahun ini bisa Rp5 triliun. Kenapa, kami bisa melihat bahwa ada pergerakan naik karena dilihat dari pergerakan animo tiket, hotel atau akomodasi sudah cukup bagus," kata Troy di Mandalika, Jumat (4/9/2026).

  1. 1. Event MotoGP Mandalika disebut penggerak ekonomi

    IMG-20260904-WA0035.jpg
    Direktur Operasi ITDC Troy Reza Warokka. (IDN Times/Muhammad Nasir)

    Troy mengatakan penyelenggaraan event MotoGP Mandalika menjadi salah satu penggerak ekonomi yang cukup bagus. Dalam tiga tahun trakhir, sejumlah investor sudah mulai berlomba-lomba membangun fasilitas akomodasi di kawasan Mandalika.

    Sehingga dia optimistis pada tahun ini, dampak ekonomi penyelenggaraan MotoGP 2026 bisa tembus lebih dari Rp5 triliun. "Insyaallah kita bisa mencapai 5 triliun lebih. Komanya berapa? Tentunya harus menunggu dari hasil MotoGP selesai dan itu biasanya kita rilis sekitar 3-4 bulan," terangnya.

    Dia juga mengatakan dukungan pemerintah pusat dan daerah semakin meningkat. "Pergerakan investor juga semakin baik bahkan sampai terjadi donasi Rp2 miliar dari investor ITDC untuk Desa Adat Sade. Ini adalah pergerakan dampak dari MotoGP dan pergerakan Mandalika yang semakin baik," ucapnya.

  2. 2. Penjualan tiket MotoGP Mandalika telah mencapai Rp6 miliar

    IMG-20251218-WA0058.jpg
    Wisatawan mancanegara dan domestik saat menonton MotoGP Mandalika 2025. (IDN Times/Muhammad Nasir)

    Hingga saat ini, Troy menyebut bahwa penjualan tiket MotoGP Mandalika 2026 telah mencapai 50 persen atau sekitar Rp6 miliar. Dia mengungkapkan bahwa terjadi peningkatan penjualan tiket dibandingkan tahun lalu.

    Meningkatnya penjualan tiket MotoGP 2026, kata dia karena adanya pembelian tiket dalam jumlah besar dari sejumlah perusahaan. Kemudian pihaknya juga menjalin kerja sama dengan beberapa bank BUMN, maskapai penerbangan dan travel agen.

    "Dan mereka betul-betul berkomitmen untuk menjadi bagian daripada perjalanan MotoGP. Artinya, saya melihat bahwa perkembangan MotoGP semakin tahun semakin baik, semakin mendapatkan kepercayaan dari lintas sektor baik BUMN ataupun swasta," kata dia.

  3. 3. Targetkan 145 ribu penonton MotoGP Mandalika 2026

    IMG_20251004_125816_706.jpg
    Suasana penonton MotoGP di Tribun Grandstand B Sirkuit Mandalika, Sabtu (4/10/2025). (IDN Times/Muhammad Nasir)

    Tahun ini, penyelenggara menargetkan jumlah penonton MotoGP 2026 sebanyak 145 ribu orang. MotoGP Mandalika 2026 akan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah.

    Pada 2025, event ini mencatat multiplier effect ekonomi nasional sebesar Rp4,96 triliun, mendorong aktivitas ekonomi lebih dari 600 UMKM, menyerap lebih dari 3.000 tenaga kerja lokal, serta menghadirkan 140.324 penonton selama tiga hari penyelenggaraan.

    Kajian Bappenas bertajuk “MotoGP Mandalika 2025: Akselerasi Ekonomi, Citra, dan Pariwisata” memperkirakan penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2025 memberikan tambahan nilai tambah bruto sebesar Rp0,88–1,21 triliun bagi perekonomian NTB, atau setara 0,47–0,63 persen terhadap PDRB NTB 2025. Temuan tersebut menunjukkan bahwa penyelenggaraan event internasional di Mandalika memiliki keterkaitan dengan aktivitas ekonomi yang lebih luas di daerah.

    Troy mengatakan. saat ini persiapan penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 terus dimatangkan melalui koordinasi intensif bersama seluruh stakeholder. Koordinasi mencakup berbagai aspek yang saling terintegrasi, mulai dari kesiapan di Sirkuit Mandalika hingga dukungan mobilitas, keamanan, infrastruktur, kesehatan, akomodasi, dan pelayanan bagi penonton.

    Pada aspek mobilitas, antara lain dipersiapkan kebutuhan 130 unit shuttle bus di dalam kawasan Mandalika, serta dukungan transportasi pada jalur Selaparang–Bandara Internasional Lombok– Mandalika. Koordinasi juga mencakup pengamanan mobilitas penonton dan area event, kesiapan layanan medis race dan non-race, infrastruktur jalan, penguatan promosi destinasi, hingga sinkronisasi Satgas Gabungan yang melibatkan unsur keamanan, penanggulangan bencana, kesehatan, dan kebersihan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More