Staf Pengolah Sampah di Gili Meno Tewas, Tinggalkan Sepucuk Surat

Lombok Utara, IDN Times - Seorang staf perusahaan pengolah sampah PT Eco Island berinisial S (29) ditemukan meninggal dunia di tempat kosnya yang berada di Dusun Gili Meno, Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Kamis (3/9).
Kasi Humas Polres Lombok Utara Iptu Zainuddin mengatakan korban ditemukan sekitar pukul 10.30 WITA oleh rekannya, Ahmayadi (35), saat hendak mengantarkan pengisi daya telepon seluler ke tempat kos korban.
“Berdasarkan keterangan awal saksi, korban sebelumnya sempat mengeluhkan kondisi tubuhnya yang kurang sehat. Pada Kamis pagi, korban meminta rekannya mengambilkan pengisi daya telepon seluler di kantor PT Eco Island untuk dibawa ke kos,” kata Zainuddin, Jumat (4/9/2026).
1. Ditemukan sepucuk surat yang diduga ditulis korban

Polisi melakukan olah TKP kematian staf perusahaan pengolah sampah di Gili Meno Lombok Utara. (dok. Polres KLU) Dia menjelaskan, Ahmayadi kemudian kembali ke tempat kos sekitar pukul 10.30 WITA. Saat hendak masuk, saksi menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia.
Ahmayadi meminta bantuan sejumlah rekan kerja. Korban selanjutnya diturunkan oleh Ahmayadi bersama Neza Vebrius (38), yang juga bekerja di PT Eco Island.
Setelah korban diturunkan, saksi menemukan sepucuk surat yang diduga ditulis korban. Temuan tersebut menjadi bagian dari bahan pemeriksaan kepolisian.
"Polisi masih melakukan pendalaman terhadap seluruh informasi yang ditemukan di lokasi, termasuk keterangan saksi dan barang yang berkaitan dengan kejadian,” kata dia.
2. Jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara untuk visum

RS Bhayangkara Mataram. (IDN Times/Muhammad Nasir) Zainuddin menjelaskan Tim Inafis Polres Lombok Utara mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara. Tim Inafis tiba di tempat kos milik Misdin sekitar pukul 12.45 WITA.
Selanjutnya sekitar pukul 12.55 WITA, jenazah korban dibawa dari Gili Meno menuju Pelabuhan Bangsal menggunakan perahu publik. Dari Pelabuhan Bangsal, jenazah korban dibawa menggunakan ambulans Puskesmas Nipah menuju RS Bhayangkara untuk menjalani pemeriksaan medis dan visum luar.
3. Polisi dalami penyebab kematian korban

Polisi melakukan olah TKP terkait kematian staf perusahaan pengolahan sampah di Gili Meno Lombok Utara. (dok. Polres KLU) Zainuddin mengatakan kepolisian masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna memastikan rangkaian peristiwa tersebut secara utuh.
“Untuk penyebab pasti kematian, kami masih menunggu hasil pemeriksaan medis serta melakukan pendalaman berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan para saksi,” katanya.
Korban diketahui merupakan warga Dusun Tambang Eleh, Desa Jagaraga, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat. Selama bekerja di Gili Meno, korban tinggal di tempat kos milik warga setempat.


















