Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

Hingga H+1 Lebaran, Penumpang Bandara Lombok Naik 2,7 Persen

Penumpang di Bandara Lombok saat arus mudik lebaran 2025. (dok. Istimewa)
Penumpang di Bandara Lombok saat arus mudik lebaran 2025. (dok. Istimewa)

Lombok Tengah, IDN Times - PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Lombok, Nusa Tenggara Barat, mencatat kenaikan jumlah penumpang sebesar 2,7 persen sejak pembukaan Posko Lebaran pada 21 Maret hingga 1 April 2025 atau H+1 lebaran. Sampai H+1 lebaran, Bandara Lombok telah melayani sebanyak 80.021 penumpang.

Manager Humas PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Lombok Arif Haryanto menyebutkan rata-rata jumlah penumpang sebanyak 6.668 orang per hari.

"Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada Posko Lebaran tahun lalu yang ada di angka 77.885 atau rata-rata 6.490 penumpang per hari, terjadi peningkatan 2,7%," sebut Arif dikonfirmasi IDN Times, Rabu (2/4/2025).

1. Penumpang naik tapi pergerakan pesawat turun

Penumpang di Bandara Lombok. (dok. Istimewa)
Penumpang di Bandara Lombok. (dok. Istimewa)

Meskipun terjadi peningkatan jumlah penumpang, tetapi pergerakan pesawat di Bandara Lombok sampai H+1 lebaran terjadi penurunan. Dia mengatakan pergerakan pesawat selama 12 hari terakhir terdapat 768 pergerakan pesawat.

Arif menyebut rata-rata ada 64 pergerakan pesawat per hari. Jika dibandingkan periode yang sama pada Posko Lebaran 2024, pergerakan pesawat turun sebesar 12%. Pada periode Posko Lebaran tahun lalu, tercatat sebanyak 874 pergerakan pesawat atau 72 pergerakan pesawat per hari.

2. Penumpang terbanyak dari Jakarta mencapai 37 persen

Manager Humas Bandara Lombok Arif Haryanto. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Manager Humas Bandara Lombok Arif Haryanto. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Dia menambahkan puncak arus penumpang sebelum lebaran terjadi pada H-3 Idul Fitri 1446 H. Bandara Lombok mencatat jumlah penumpang sebanyak 8.921 orang. Rinciannya, penumpang tiba 4.962 orang dan berangkat 3.969 orang.

Hingga H+1 lebaran, penumpang terbanyak yang tiba di Bandara Lombok berasal dari lima rute penerbangan. Antara lain Jakarta (35%), Surabaya (28%), Kuala Lumpur (9%), Bali (7%), dan Yogyakarta (5%).

Bandara Lombok saat ini melayani sebelas rute domestik, yaitu Jakarta (CGK), Surabaya (SUB), Bali (DPS), Yogyakarta (YIA), Bima (BMU), Sumbawa Besar (SWQ), Makassar (UPG), Balikpapan (BPN), Semarang (SRG), Banjarmasin (BDJ), dan Palangkaraya (PKY).

Penerbangan dengan rute tersebut dilayani oleh maskapai Garuda Indonesia (GA), Citilink (QG), Lion Air (JT), Batik Air (ID), Super Air Jet (IU), Wings Air (IW), dan Pelita Air (IP).

Sedangkan untuk penerbangan internasional, terdapat dua rute, yakni tujuan Kuala Lumpur (KUL) yang dilayani oleh maskapai Indonesia AirAsia (QZ), AirAsia Berhad (AK), dan Batik Air Malaysia (OD) dan tujuan Singapura yang dilayani oleh Scoot (TR).

3. Prediksi layani 159.914 penumpang

Pesawat parkir di Bandara Lombok. (dok. Istimewa)
Pesawat parkir di Bandara Lombok. (dok. Istimewa)

Bandara Lombok memprediksi akan melayani sebanyak 159.914 penumpang pada periode arus mudik dan balik lebaran 2025. Bandara Lombok mengoperasikan Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran mulai 21 Maret hingga 11 April 2025.

Pergerakan penumpang selama periode posko lebaran 2025 diprediksi meningkat 11,7 persen jika dibandingkan periode lebaran tahun lalu yang berjumlah 143.164 penumpang. Puncak arus balik penumpang setelah lebaran diperkirakan terjadi pada Minggu, 6 April 2025.

PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Lombok menyatakan siap mengantisipasi potensi lonjakan penumpang selama periode Lebaran 2025 dengan mengoperasikan Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran Tahun 1446 H/2025 mulai 21 Maret hingga 11 April 2025 mendatang.

Posko terpadu yang beroperasi selama 22 hari ini akan memastikan kelancaran operasional, keamanan, serta kenyamanan bagi seluruh pengguna jasa Bandara Lombok selama periode Lebaran 2025.

Sebanyak 325 personel disiapkan untuk mendukung kelancaran operasional, terdiri dari 285 personel internal PT Angkasa Pura Indonesia dan 40 personel eksternal, termasuk TNI AD, TNI AU, Polri, Imigrasi, Bea Cukai, dan Balai Kekarantinaan Kesehatan.

Dari sisi fasilitas dan infrastruktur, Bandara Lombok dalam kondisi optimal untuk menghadapi peningkatan jumlah penumpang. Terminal penumpang mampu melayani hingga 7 juta penumpang per tahun atau 19 ribu penumpang per hari, sementara rata-rata pergerakan harian saat ini masih sekitar 5-6 ribuan penumpang.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Linggauni -
Muhammad Nasir
Linggauni -
EditorLinggauni -
Follow Us