Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Hilang, 5 Penumpang KMP Putri Yasmin Masih Dicari
Tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian korban KMP Putri Yasmin yang terbakar di Perairan Selat Lombok, Kamis (13/8/2026). (dok. SAR Mataram)
  • Operasi SAR KMP Putri Yasmin di Selat Lombok berlanjut hingga 13 Agustus 2026, dengan lima penumpang masih hilang dan pencarian diperluas ke arah barat daya.
  • Dari 212 korban yang telah dievakuasi, 211 orang selamat dan satu meninggal dunia. Pencarian melibatkan berbagai instansi serta kapal-kapal yang melintas di Selat Lombok.
  • Jumlah korban yang dievakuasi jauh melampaui manifes 114 penumpang. Evakuasi dilakukan oleh sejumlah kapal sipil, kapal TNI AL, kapal SAR, dan kapal patroli.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Rabu (12/8/2026) pukul 06.45 WITA

Sebanyak 35 korban dievakuasi MV Portlink II menuju Pelabuhan Padangbai, Bali.

pukul 07.10 WITA

KAL Lembar mengevakuasi 18 korban menuju Pelabuhan Lembar.

pukul 08.00 WITA

Kapal RB 220 Kansar Mataram mengevakuasi 59 korban, terdiri dari 58 dewasa dan satu anak, menuju Pelabuhan Lembar.

pukul 10.56 WITA

MV Steel Here mengevakuasi tiga korban; dua selamat dan satu meninggal dunia.

pukul 12.30 WITA

Kapal yacht yang melintas mengevakuasi 58 korban di Selat Lombok. Sebanyak 24 korban ditransfer ke RBB Kansar Mataram, sembilan ke RIB Basarnas, dan 25 ke Kapal Patroli Polairud.

malam hari

KMP Parama Kalyani mengevakuasi 39 orang.

Kamis (13/8/2026)

Operasi SAR korban kebakaran KMP Putri Yasmin berlanjut. Sebanyak 212 korban telah dievakuasi, terdiri dari 211 selamat dan satu meninggal dunia.

kini

Tim SAR Gabungan memfokuskan pencarian terhadap lima penumpang yang masih hilang serta memperluas area pencarian ke arah barat daya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Operasi pencarian lima penumpang KMP Putri Yasmin yang masih hilang setelah kapal terbakar di Perairan Selat Lombok terus dilakukan. Sebanyak 211 penumpang selamat dan satu orang meninggal dunia telah dievakuasi.
  • Who?
    Lima penumpang yang belum ditemukan dicari oleh Tim SAR Gabungan, melibatkan Kantor SAR Mataram, Kantor SAR Denpasar, Lanal Mataram, Polda NTB, serta unsur lain. Muhamad Hariyadi memimpin Kantor SAR Mataram.
  • Where?
    Pencarian berlangsung di Perairan Selat Lombok, dengan penyisiran dari lokasi kejadian ke arah barat daya. Evakuasi korban dilakukan menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, dan Pelabuhan Padangbai, Bali.
  • When?
    Operasi pencarian masih berlangsung hingga Kamis, 13 Agustus 2026. Evakuasi para korban dilakukan pada Rabu, 12 Agustus 2026, sejak pukul 06.45 WITA hingga malam hari.
  • Why?
    Pencarian dilakukan karena lima penumpang KMP Putri Yasmin masih dilaporkan hilang setelah insiden kebakaran kapal. Jumlah korban yang dievakuasi sementara mencapai 212 orang, melebihi manifes yang mencatat 114 penumpang.
  • How?
    Tim menggunakan KN SAR Arjuna dan RIB 02 Mataram untuk memperluas pencarian. Informasi juga disiarkan kepada kapal yang melintas agar memberi bantuan awal atau melapor ke posko bila menemukan korban.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kapal KMP Putri Yasmin terbakar di Selat Lombok. Tim penolong masih mencari lima penumpang yang hilang. Sebanyak 211 orang sudah selamat, tetapi satu orang meninggal. Tim dari Mataram dan Denpasar mencari dengan kapal. Kapal lain yang lewat juga diminta membantu kalau melihat korban.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Lombok Barat, IDN Times - Operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban insiden terbakarnya KMP Putri Yasmin di Perairan Selat Lombok terus berlanjut hingga Kamis (13/8/2026). Kantor SAR Mataram menyebut masih ada lima penumpang yang hilang.

Kini, Tim SAR Gabungan memfokuskan pencarian pada lima orang penumpang yang dilaporkan masih belum ditemukan. Kantor SAR Mataram bersama Kantor SAR Denpasar memperluas area pencarian dengan mengerahkan alat utama berupa KN SAR Arjuna dan RIB 02 Mataram.

"Penyisiran dilakukan dari lokasi kejadian menuju ke arah barat daya," kata Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, Kamis (13/8/2026).

1. Sebanyak 211 penumpang selamat, satu meninggal dunia

Korban KMP Putri Yasmin yang berhasil dievakuasi ke Pelabuhan Lembar Lombok Barat. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Hariyadi menyebut, hingga Kamis (13/8/2026), total korban yang telah berhasil dievakuasi berjumlah 212 orang. Dengan rincian 211 orang selamat dan 1 orang meninggal dunia.

Operasi SAR ini melibatkan sinergi dari berbagai pihak, antara lain Basarnas (Kantor SAR Mataram & Kantor SAR Denpasar), Lanal Mataram, Polda NTB, KSOP Lembar, KKP Lembar, KP3 Lembar, RS Kota Mataram, RSUD Provinsi NTB, Dikes Lombok Barat, Jasa Raharja, SGi Air Bali, serta unsur SAR gabungan lainnya.

2. Kapal yang melintas diminta agar memberikan bantuan

KMP Putri Yasmin yang terbakar di Perairan Selat Lombok, Rabu (12/8/2026). Sebanyak 173 korban telah berhasil dievakuasi, dengan rincian 172 orang selamat dan satu meninggal dunia. (dok. SAR Mataram)

Tim SAR gabungan juga melakukan pemapelan atau broadcast informasi kepada kapal-kapal yang melintas di sekitar Perairan Selat Lombok. Dia menyampaikan bahwa langkah paralel terus dilakukan baik melalui pergerakan alut di permukaan air maupun koordinasi dengan lalu lintas pelayaran di sekitar lokasi.

"Selain penyisiran langsung, kami juga menginstruksikan pemapelan kepada kapal-kapal yang melintas di Selat Lombok agar dapat memberikan bantuan awal atau segera menginformasikan ke posko apabila menemukan korban," tegas Hariyadi.

3. Jumlah korban jauh lebih banyak dari manifes

Tim SAR gabungan mengevaluasi penumpang KMP Putri Yasmin yang terombang-ambing di tengah laut. (dok. SAR Mataram)

Jumlah korban KMP Putri Yasmin yang berhasil dievakuasi jauh melebihi manifes. Dalam manifes, jumlah penumpang tercatat sebanyak 114 orang, sementara data korban sementara yang berhasil dievakuasi Tim SAR gabungan hingga hari ini sebanyak 212 orang.

Para korban dievakuasi menggunakan sejumlah kapal yang melintas di Perairan Selat Lombok. Pada Rabu (12/8/2026) pukul 06.45 WITA, sebanyak 35 korban dievakuasi oleh MV Portlink II menuju Pelabuhan Padangbai Bali. Kemudian pada pukul 07.10 WITA, sebanyak 18 korban dievakuasi oleh kapal TNI AL, KAL Lembar menuju Pelabuhan Lembar.

Berikutnya, pada pukul 08.00 WITA, sebanyak 59 korban terdiri dari 58 orang dewasa dan 1 anak-anak dievakuasi oleh Kapal RB 220 Kansar Mataram menuju Pelabuhan Lembar. Selanjutnya, pukul 10.56 WITA, sebanyak 3 korban dievakuasi oleh kapal asing MV Steel Here, dimana dua korban selamat dan 1 meninggal dunia.

Pada pukul 12.30 WITA, sebanyak 58 korban dievakuasi oleh Kapal Yacht yang melintas di Selat Lombok, dimana sebanyak 24 korban ditransfer ke kapal RBB Kansar Mataram, RIB Basarnas 9 orang, Kapal Patroli Polairud 25 orang. Kemudian pada malam hari, sebanyak 39 orang dievakuasi menggunakan KMP Parama Kalyani.

Curated For You

Editorial Team

Related Article