Tim SAR gabungan mengevaluasi penumpang KMP Putri Yasmin yang terombang-ambing di tengah laut. (dok. SAR Mataram)
Jumlah korban KMP Putri Yasmin yang berhasil dievakuasi jauh melebihi manifes. Dalam manifes, jumlah penumpang tercatat sebanyak 114 orang, sementara data korban sementara yang berhasil dievakuasi Tim SAR gabungan hingga hari ini sebanyak 212 orang.
Para korban dievakuasi menggunakan sejumlah kapal yang melintas di Perairan Selat Lombok. Pada Rabu (12/8/2026) pukul 06.45 WITA, sebanyak 35 korban dievakuasi oleh MV Portlink II menuju Pelabuhan Padangbai Bali. Kemudian pada pukul 07.10 WITA, sebanyak 18 korban dievakuasi oleh kapal TNI AL, KAL Lembar menuju Pelabuhan Lembar.
Berikutnya, pada pukul 08.00 WITA, sebanyak 59 korban terdiri dari 58 orang dewasa dan 1 anak-anak dievakuasi oleh Kapal RB 220 Kansar Mataram menuju Pelabuhan Lembar. Selanjutnya, pukul 10.56 WITA, sebanyak 3 korban dievakuasi oleh kapal asing MV Steel Here, dimana dua korban selamat dan 1 meninggal dunia.
Pada pukul 12.30 WITA, sebanyak 58 korban dievakuasi oleh Kapal Yacht yang melintas di Selat Lombok, dimana sebanyak 24 korban ditransfer ke kapal RBB Kansar Mataram, RIB Basarnas 9 orang, Kapal Patroli Polairud 25 orang. Kemudian pada malam hari, sebanyak 39 orang dievakuasi menggunakan KMP Parama Kalyani.