Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Heboh Video Pembongkaran Rumah Ketua RW di Bima karena Faktor Politik

Heboh Video Pembongkaran Rumah Ketua RW di Bima karena Faktor Politik
Tangkapan layar saat pembongkaran rumah berlangsung (Dok/Istimewa)
Share Article

Bima, IDN Times - Sebuah video yang memperlihatkan pembongkaran rumah Ketua RW 03, Hasan, di Desa Laju, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), viral di media sosial.

Pembongkaran yang berlangsung pada Minggu pagi (24/11/2024) itu diklaim karena perbedaan pilihan politik menjelang Pilkada.

1. Diusir karena beda pilihan politik

Foto saat pembongkaran rumah berlangsung (Dok/Istimewa)
Foto saat pembongkaran rumah berlangsung (Dok/Istimewa)

Dalam video tersebut, tampak sejumlah warga membongkar rumah Hasan. Perekam video sempat bertanya kepada anak Hasan, Rustam, yang mengenakan kaus kampanye pasangan calon (paslon) nomor urut 01, Ady Mahyudi-Irfan. 

"Kaitan politik ini. Beda pilihan politik," ujar Hasan menjawab pertanyaan perekam video sebelum berlalu dari lokasi.

2. Kades siap sumpah tak pernah usir Ketua RW

ilustrasi pilkada serentak .(IDN Times/ Foto : Ilustrasi/KPU)
ilustrasi pilkada serentak .(IDN Times/ Foto : Ilustrasi/KPU)

Kepala Desa Laju, Ismail, membantah keras tuduhan bahwa pembongkaran rumah Hasan dipicu perbedaan dukungan politik. Ia bahkan mengaku siap bersumpah tidak pernah mengusir warganya karena alasan politik.

"Itu tidak benar. Saya berani bersumpah. Sebelum rumahnya dibongkar, dia datang ke rumah saya untuk pamit. Dia memang mau pindah ke lahan yang sudah ia beli sendiri," ujar Ismail saat dihubungi pada Minggu malam (24/11/2024).

Ismail menduga video tersebut sengaja dibuat untuk menjatuhkan dirinya, terutama karena momen politik yang sedang berlangsung. Ia menambahkan bahwa warga yang membantu pembongkaran rumah Hasan kebanyakan adalah pendukung paslon 01.

"Bisa jadi video itu sengaja dibuat agar viral. Apalagi sekarang suasana politik sedang panas," ungkapnya.

3. Selama ini menempati lahan kades

Foto 2 Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bima (Dok/Istimewa)
Foto 2 Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bima (Dok/Istimewa)

Menurut Ismail, Hasan telah menempati lahan milik warga lain selama empat tahun terakhir. Lahan tersebut sebelumnya digunakan untuk tempat tinggal sementara setelah pemiliknya memberikan izin pinjam pakai.

"Empat tahun lalu, pemilik lahan ingin membangun kandang sapi, jadi Hasan harus mencari tempat lain. Karena dia tidak punya lahan, saya pinjamkan lahan untuk dia tinggali," jelas Ismail.

Selama Hasan tinggal di lahan tersebut, Ismail mengaku telah banyak membantu kehidupan Hasan, termasuk memperjuangkan bantuan daerah dan pusat, hingga mengangkatnya sebagai Ketua RW 03.

"Selama ini hubungan kami baik-baik saja. Saya memperlakukan dia seperti keluarga sendiri," tegasnya.

Share Article
Curated For You

5 Wisata Terpopuler di Bima NTB, Pemandangannya Bikin Enggan Pulang

02 Des 2024, 06:15 WIBTravel
Topics
Editorial Team
Juliadin JD
Sri Gunawan Wibisono
Juliadin JD
EditorJuliadin JD

Latest News NTB

See More