Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Euforia Piala Dunia, Polisi Ingatkan Suporter Ugal-ugalan akan Ditindak

Euforia Piala Dunia, Polisi Ingatkan Suporter Ugal-ugalan akan Ditindak
Personel polisi di Kota Kupang saat amankan konvoi Tahun Baru 2026. (Dok Polresta Kupang Kota)
Intinya Sih
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Polisi Kupang mengingatkan warga agar euforia Piala Dunia 2026 tidak melanggar aturan lalu lintas, terutama saat konvoi mendukung tim favorit di jalanan kota.
  • Polda NTT dan Polresta Kupang menegaskan akan menindak tegas pelanggaran seperti ugal-ugalan, penggunaan knalpot brong, mabuk miras, serta konvoi tanpa helm demi menjaga keselamatan publik.
  • Laga final Argentina versus Spanyol dijadwalkan berlangsung Senin dini hari waktu Indonesia, dan polisi memprediksi antusiasme warga meningkat hingga berpotensi munculnya konvoi besar di Kupang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kupang, IDN Times - Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Timur (NTT) mengimbau masyarakat yang akan merayakan final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Spanyol agar tetap mematuhi aturan lalu lintas. Euforia kemenangan tidak boleh mengorbankan keselamatan maupun mengganggu ketertiban umum.

Direktur Lalu Lintas Polda NTT, Kombes Pol Dedy Eka Jaya Helmi, memperkirakan antusiasme masyarakat akan meningkat menjelang laga final yang berpotensi memicu konvoi kendaraan di sejumlah ruas jalan Kota Kupang.

Meski demikian, ia menegaskan perayaan kemenangan harus dilakukan secara tertib dan tidak melanggar hukum.

"Kami mendukung masyarakat mengekspresikan kegembiraan, termasuk melalui konvoi. Namun, jangan sampai euforia berlebihan justru membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya," kata Dedy, Sabtu (18/7/2026).

1. Ugal hingga tutup jalan tak dibenarkan2

Seorang polisi lalu lintas mengenakan rompi hijau dan topi putih sedang mengatur kendaraan di jalan ramai Kota Kupang pada siang hari.
Ilustrasi polisi lalulintas sedang mengamankan jalan di Kota Kupang. (IDN Times/Putra Bali Mula)

Menurutnya, kepolisian akan melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di sejumlah titik yang diperkirakan menjadi lokasi konvoi komunitas sepak bola. Namun, petugas tidak akan ragu menindak pelanggaran yang berpotensi mengganggu keamanan dan keselamatan.

"Jangan terlalu larut dalam euforia kemenangan. Hindari tindakan yang mengganggu ketertiban umum atau melanggar aturan lalu lintas hingga menyebabkan kecelakaan," ujarnya.

Dedy juga mengingatkan peserta konvoi agar tidak menutup jalan, tidak berkendara secara ugal-ugalan, serta tetap menghormati hak pejalan kaki dan pengguna jalan lainnya.

"Konvoi boleh dilakukan, asalkan tetap tertib, tidak menghambat arus lalu lintas, dan mengutamakan keselamatan," tegasnya.

2. Larang knalpot brong, ngebut dan konvoi tanpa helm

Petugas polisi mengatur lalu lintas dan mengamankan konvoi kendaraan di Kota Kupang saat perayaan Tahun Baru 2026 pada malam hari.
Personel polisi di Kota Kupang saat amankan konvoi Tahun Baru 2026. (Dok Polresta Kupang Kota)

Senada dengan itu, Kasatlantas Polresta Kupang Kota Kompol Ade Triken Deayomi menegaskan pihaknya akan menindak tegas pelanggaran lalu lintas selama perayaan final Piala Dunia, termasuk penggunaan knalpot brong, balap liar, hingga pengendara yang berada di bawah pengaruh minuman keras.

"Pengendara wajib menggunakan helm, tidak memakai knalpot brong, tidak kebut-kebutan, dan tidak mengganggu ketertiban umum. Pelanggar akan kami tindak sesuai ketentuan yang berlaku," kata Triken.

Ia memastikan tidak ada toleransi bagi pelanggar yang dengan sengaja membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Polisi juga mengimbau masyarakat menyalurkan euforia dengan cara yang lebih positif, seperti menggelar nonton bareng bersama keluarga, teman, atau komunitas tanpa mengganggu ketertiban umum.

3. Laga Spanyol dan Argentina berlangsung dini hari

Personel polisi berjaga di jalan Kota Kupang saat mengamankan konvoi Tahun Baru 2026 di sekitar area tugu pada malam hari.
Personel polisi di Kota Kupang saat amankan konvoi Tahun Baru 2026. (Dok Polresta Kupang Kota)

Final Piala Dunia 2026 akan mempertemukan Argentina dan Spanyol setelah kedua tim sukses menyingkirkan lawannya di babak semifinal. Argentina melaju usai mengalahkan Inggris 2-1, sedangkan Spanyol memastikan tiket final setelah menundukkan Prancis 2-0.

Sebelum laga puncak, pertandingan perebutan tempat ketiga antara Prancis dan Inggris akan digelar pada Minggu, 19 Juli 2026, pukul 04.00 WIB. Adapun final Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung di Stadion New York/New Jersey, Amerika Serikat, pada Senin, 20 Juli 2026, pukul 02.00 WIB atau sekitar pukul 03.00 WITA.

Kepolisian memprediksi tingginya antusiasme masyarakat akan memicu konvoi kendaraan usai pertandingan. Karena itu, seluruh suporter diimbau merayakan hasil pertandingan secara bijak dengan tetap mengutamakan keselamatan dan mematuhi aturan lalu lintas.

Share Article
Editorial Team

Latest News NTB

See More