Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Bupati Lombok Barat Jadi Tersangka, Gubernur NTB: Saya Kaget Sekaget-kagetnya!

Bupati Lombok Barat Jadi Tersangka, Gubernur NTB: Saya Kaget Sekaget-kagetnya!
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Share Article

Mataram, IDN Times - Penangkapan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (20/7/2026) menggemparkan publik di Nusa Tenggara Barat (NTB). KPK kemudian menetapkan Lalu Ahmad Zaini sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi yang tengah diusut lembaga antirasuah tersebut.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengaku terkejut atas kabar tersebut. Ia berharap kasus yang menjerat Bupati Lombok Barat itu menjadi yang terakhir terjadi di NTB sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh kepala daerah untuk menjaga integritas dalam menjalankan pemerintahan.

"Jujur saja, saya kaget sekaget-kagetnya dengan kejadian OTT ini. Dan saya harapkan mudah-mudahan ini yang terakhir yang terjadi di NTB. Ini pelajaran buat semua pihak," kata Gubernur Iqbal dikonfirmasi di Mataram, Selasa (21/7/2026).

1. Ingatkan jajaran pejabat Dinas PUPR NTB

IMG-20260721-WA0016.jpg
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyapa petugas TRC Infrastruktur Dinas PUPR NTB, Selasa (21/7/2026). (IDN Times/Muhammad Nasir)

Pada peluncuran Tim Reaksi Cepat (TRC) Infrastruktur, Selasa (21/7/2026), Iqbal juga mengingatkan soal peristiwa OTT yang terjadi di Lombok Barat. Dia mengingatkan seluruh pejabat Dinas PUPR NTB menjadikan peristiwa itu sebagai pelajaran dan memperbaiki tata kelola

"Tadi saya juga mengingatkan mumpung saya bersama dengan teman-teman PUPR. Saya ingatkan untuk semua teman-teman PUPR memperbaiki tata kelola, menjaga good governance dan pastikan bahwa ini (OTT Bupati Lombok Barat) tidak terjadi lagi di NTB. Ini yang terakhir sudah, kita ingin ini yang terakhir, kita sedih," kata dia.

2. Hormati proses hukum yang dilakukan KPK

IMG-20260720-WA0024.jpg
Ruang kerja Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini yang disegel KPK, Senin (20/7/2026). (IDN Times/Muhammad Nasir)

Iqbal berharap Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini diberikan kemudahan dalam menghadapi proses hukum di KPK. Dia juga menegaskan bahwa menghormati proses hukum yanh dilakukan komisi antirasuah tersebut.

"Jadi kita hormati saja proses hukum yang ada dan kita tunggu kesimpulan dari penegak hukum dalam hal ini KPK. Nanti juga ada proses peradilan dan sebagainya," tambahnya.

3. Pelajaran bagi kabupaten/kota dan provinsi

IMG-20260720-WA0027.jpg
Kantor Bupati Lombok Barat. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Eks Duta Besar Indonesia untuk Turki itu mengatakan OTT Bupati Lombok Barat menjadi pelajaran penting bagi pejabat di Pemda kabupaten/kota dan provinsi NTB. Dia meminta semua pejabat untuk memastikan tata kelola pemerintahan yang baik.

"Kita harus pastikan tata kelola yang baik, good governance dan kita niatkan ini yang terakhir kita saksikan. Kita tidak ingin ada kejutan-kejutan seperti ini yang lainnya," tandas Iqbal.

Pada Senin (20/7/2026), sejak pagi hingga sore, KPK melakukan pemeriksaan terhadap 19 orang termasuk Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini yang terkena OTT pada Senin (20/7/2026) di Mako Brimob Polda NTB. Selanjutnya, pada pukul 17:30 WITA, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini bersama 6 orang lainnya dibawa ke Bandara Internasional Lombok untuk diterbangkan ke Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan dalam operasi tangkap tangan itu, KPK menyita sejumlah bukti seperti uang ratusan juta rupiah dan menyita sejumlah dokumen terkait lainnya. KPK awalnya menangkap 19 orang. Dari jumlah tersebut, tujuh orang dibawa ke Jakarta untuk diperiksa, termasuk Bupati Lalu Ahmad Zaini.

Dari 19 orang yang diamankan, tujuh orang dibawa ke gedung KPK Merah Putih untuk pemeriksaan lebih lanjut. KPK telah menyegel ruang kerja Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini. Selain itu, KPK juga menyegel ruang kerja Kepala Dinas PUPR Lombok Barat Lalu Ratnawi.

Share Article
Editorial Team

Latest News NTB

See More