Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Tarik Jaring Ikan, Nelayan di Kupang Temukan Mayat Mengapung

Kota Kupang
Tarik Jaring Ikan, Nelayan di Kupang Temukan Mayat Mengapung
Penemuan jenazah di jaring nelayan di Kupang. (Dok Basarnas Kupang)
  • Empat nelayan menemukan mayat pria tanpa identitas mengapung saat menarik jaring di perairan Pantai Oeteta, Kabupaten Kupang, pada dini hari 2 September 2026.
  • Para nelayan membawa jasad ke bibir Pantai Manikin, lalu polisi dan tim SAR mengevakuasinya; korban dinyatakan meninggal dan dibawa ke RS Bhayangkara Kupang.
  • Polisi masih mengidentifikasi korban serta menelusuri penyebab dan latar belakang penemuan jasad, sementara operasi SAR ditutup setelah evakuasi selesai.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kupang, IDN Times - Sejumlah nelayan di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), menemukan sesosok mayat pria tanpa identitas saat sedang melaut di perairan Pantai Oeteta, Rabu (2/9/2026) dini hari. Jasad tersebut ditemukan saat para nelayan menarik jaring ikan sekitar pukul 02.00–02.30 WITA.

Empat nelayan melihat tubuh manusia terapung di permukaan laut ketika berada di perairan Pantai Oeteta arah barat. Mereka kemudian mengamankan jasad tersebut dan melaporkan penemuan itu kepada Piket Pamapta Polres Kupang.

  1. 1. Mayat ditemukan saat nelayan menarik jaring

    Jenazah yang ditemukan di jaring nelayan dalam penanganan Basarnas Kupang di wilayah perairan Kupang.
    Penemuan jenazah di jaring nelayan di Kupang. (Dok Basarnas Kupang)

    Kapolsek Kupang Tengah Ipda Taufiqurrahman Suyuti membenarkan penemuan mayat tersebut. Polisi kemudian melakukan evakuasi terhadap jasad korban.

    "Ya, benar kami sudah melakukan evakuasi korban," ujar Taufiqurrahman.

    Keempat nelayan yang menemukan jasad tersebut yakni Ari Baco (42), Sim (49), Nikson (46), dan Sefnat Saifatu. Mereka berdomisili di Kelurahan Oesapa, Kota Kupang.

    Setelah menemukan jasad, para nelayan membawanya menggunakan perahu menuju bibir Pantai Manikin. Lokasi tersebut dipilih agar korban dapat diamankan sebelum proses evakuasi dilakukan.

  2. 2. Tim SAR evakuasi korban

    Petugas Basarnas Kupang mengevakuasi jenazah yang ditemukan tersangkut dalam jaring nelayan di perairan Kupang.
    Penemuan jenazah di jaring nelayan di Kupang. (Dok Basarnas Kupang)

    Polisi kemudian berkoordinasi dengan Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang untuk mengevakuasi korban. Laporan mengenai penemuan mayat tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang pada pukul 08.05 WITA.

    Sekitar pukul 08.20 WITA, lima personel tim rescue diberangkatkan menggunakan satu kendaraan angkut personel dan satu unit rubber boat yang dilengkapi peralatan SAR.

    Korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 09.30 WITA dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya, jasad korban diserahkan kepada polisi untuk penanganan lebih lanjut.

    "Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kupang untuk menjalani pemeriksaan luar," jelas dia.

  3. 3. Identitas korban masih diselidiki

    Petugas Basarnas Kupang mengevakuasi jenazah yang ditemukan tersangkut di jaring nelayan di perairan Kupang.
    Penemuan jenazah di jaring nelayan di Kupang. (Dok Basarnas Kupang)

    Hingga kini, identitas korban belum diketahui. Polisi masih melakukan proses identifikasi serta menelusuri penyebab dan latar belakang penemuan jasad tersebut.

    "Dengan menelusuri lebih lanjut penyebab serta latar belakang penemuan mayat tersebut," jelas dia.

    Setelah proses evakuasi selesai, On Scene Coordinator (OSC) melakukan debriefing pada pukul 09.45 WITA. Operasi SAR kemudian diusulkan ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More