Gempa Guncang Sumbawa Magnitudo 4,4

Termasuk Gempa dangkal tidak berpotensi tsunami

Mataram, IDN Times - Wilayah Sumbawa diguncang gempa bumi tektonik pada pukul 10.54 WITA, Rabu (22/12/2021). Hasil analisa Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Stasiun Mataram, menunjukkan bahwa gempa bumi yang mengguncang Pulau Sumbawa siang tadi berkekuatan Magnitudo 4,4.

Episenter terletak pada koordinat 8,36° LS; 117,50° BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 16 km timur laut Sumbawa, NTB pada kedalaman 12 km.

1. Masuk gempa bumi dangkal

Gempa Guncang Sumbawa Magnitudo 4,4Ilustrasi. (IDN Times/Arief Rahmat)

Kepala Stasiun Gaefisika Kelas I Mataram Ardhianto Septiadhi mengatakan, jika memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal.

Untuk dampak gempa bumi berdasarkan laporan masyarakat, berupa guncangan dirasakan di wilayah Sumbawa III-IV Modifieed Mecalli Intensity (MMI). Gemba bumi ini juga dirasakan oleh warga Sumbawa. Menyebabkan beberapa gerabah pecah, jendela pintu berderik dan dinding berbunyi.

“Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu,” kata Ardhi, Rabu siang.

Baca Juga: Seorang Pria Hilang Tersapu Ombak saat Berenang di Pantai Sepang

2. Belum ada kerusakan akibat gempa Sumbawa

Gempa Guncang Sumbawa Magnitudo 4,4Pinterest

Ardhi menambahkan, akibat gempa bumi ini, dari laporan yang diterima BMKG Mataram belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Dari hasil permodelan tsunami dengan sumber gempa bumi tektonik menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

“Tidak ada gempa susulan,” katanya.

Hingga hari Rabu, 22 Desember 2021 pukul 13.05 WITA, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

3. Warga diminta tenang

Gempa Guncang Sumbawa Magnitudo 4,4google

Selain itu, jelas Ardhi, masyarakat yang bermukim di Pulau Sumbawa diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Warga di Sumbawa juga diminta untuk selalu menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda, apakah cukup tahan gempa. Karena kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum warga kembali ke dalam rumah,” pungkas Ardhi.

Baca Juga: Pria yang Hilang Terseret Arus Pantai Sepang Ditemukan Meninggal

Topik:

  • Linggauni

Berita Terkini Lainnya