5.864 Jemaah Haji NTB Pulang, Empat Masih Dirawat di Arab Saudi

Mataram, IDN Times - Proses pemulangan Jemaah haji asal Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi berakhir. Sebanyak 5.864 jemaah haji NTB telah dipulangkan dari Arab Saudi, sementara empat orang jemaah masih dirawat di Tanah Suci.
Berakhirnya pemulangan jemaah haji NTB ditandai dengan kedatangan kelompok terbang (Kloter) 15 pada Minggu (21/6/2026). Kloter 15 merupakan kloter gabungan jemaah haji yang berasal dari sejumlah kabupaten/kota di NTB.
Jemaah haji Kloter 15 berasal dari Kabupaten Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Barat, Kota Bima, Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu. Jumlah jemaah yang tiba bersama Kloter 15 sebanyak 365 orang.
"Dengan kedatangan jemaah dari Kloter 15 ini, maka dari Embarkasi Lombok telah berakhir proses pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji yang jumlahnya 5.864 orang," kata Kepala Kanwil Kemenhaj NTB Lalu Muhamad Amin.
1. Empat jemaah haji NTB masih dirawat di Arab Saudi

Amin menjelaskan, seluruh jemaah haji yang telah kembali ke Tanah Air telah diserahterimakan kepada pemerintah daerah masing-masing sebelum berkumpul kembali dengan keluarga. Namun, masih ada empat jemaah haji NTB yang masih menjalani perawatan di Arab Saudi.
Satu di antaranya merupakan jemaah haji dari Kloter 15 yang belum dapat dipulangkan karena dinyatakan tidak layak terbang. “Kalau yang untuk saat ini (kloter 15) satu orang, kemudian ada informasi sebelumnya itu ada juga tiga orang yang masih dirawat di sana (Arab Saudi),” jelas Amin.
Pihaknya terus memantau perkembangan kondisi keempat jemaah haji yang masih dirawat di Arab Saudi. Jika kondisi kesehatan mereka membaik dan memungkinkan untuk dipulangkan melalui skema tanazul bersama jemaah dari provinsi lain, maka pemerintah akan menjemput mereka di Jakarta.
2. Total 12 jemaah haji NTB wafat

Amin menyebut jumlah jemaah haji NTB yang wafat selama penyelenggaraan ibadah haji 2026 tercatat sebanyak 12 orang. Sebanyak 11 orang meninggal dunia di Arab Saudi, sedangkan satu orang lainnya meninggal di Tanah Air setelah sempat menjalani perawatan di RSUD NTB.
“Untuk sampai saat ini bahwa diketahui jemaah haji kita yang meninggal tidak ada perubahan. Yang di Tanah Suci ada 11 orang, kemudian di Tanah Air yang sempat dirujuk di RSUD NTB itu satu orang, jadi totalnya ada 12 orang,” sebutnya.
3. Sebut penyelenggaraan haji 2026 berjalan lancar

Amin menambahkan bahwa seluruh tahapan penyelenggaraan haji 2026, mulai dari pemberangkatan hingga pemulangan, berjalan dengan lancar, aman, dan terkendali. Mayoritas jemaah juga tiba kembali di daerah asal dalam kondisi sehat.
“Dari beberapa tahapan dalam proses penyelenggaraan sampai tahap fase pemulangan ini, semuanya berjalan lancar, semuanya aman, semuanya terkendali. Jemaah dapat kita pastikan tiba di Tanah Air dalam kondisi sehat dan dengan senyum bahagia,” kata dia.


















