Kepala BPS Lotim, Muhadi (IDN Times/Ruhaili)
Badan Pusat Statistik (BPS) Lotim telah merilis Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Pertumbuhan angka IPM Lotim tahun 2024 masih stagnan yaitu sebesar 0.83 poin. Lotim masih berada di peringkat ketujuh dari seluruh Kabupaten/Kota se NTB, yakni 71,48 poin, terbawah ketiga setelah Kabupaten Lombok Utara 68,64 poin dan Lombok Tengah 71,19 poin. Meski stagnan, namun laju pertumbuhan dinilai terbesar di NTB.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Lotim, Muhadi mengatakan, penyebab stagnannya IPM Lotim karena disebabkan segmen pendidikan dan kesehatan yang masih rendah.
"Angka Rata lama sekolah 2024 Lotim sebanyak 7,36 tahun, itu artinya anak-anak berhenti sekolah ketika sudah kelas dua SMP. Harapan lama sekolah sudah 14,07 tahun atau kuliah semester V. Sementara segmen kesehatan dilihat dari Umur Harapan Hidup (UHH) 71,95. Artinya, masyarakat yang dilahirkan tahun 2024 memiliki harapan hidup 71-72 tahun," pungkas Muhadi.