Foto kondisi jalan di Desa Lido saat ditutup warga (Dok/Istimewa)
Camat Belo, Ruyani, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, korban dan terduga pelaku sama-sama sudah berkeluarga. “Korban yang dibacok atas nama Ahmadin, sementara nama pelaku saya lupa. Namun yang jelas, baik korban maupun pelaku sudah beristri,” ujar Ruyani saat dikonfirmasi pada Kamis (13/2/2025).
Ruyani menyatakan belum mengetahui secara pasti motif di balik aksi blokade tersebut. Namun, berdasarkan informasi sementara, insiden pembacokan diduga dipicu oleh masalah sewa tanah.
“Pelaku awalnya ingin menyewa tanah milik korban. Namun, saat negosiasi harga, pelaku tidak terima karena dianggap terlalu tinggi, hingga akhirnya membacok korban,” jelasnya.