Mataram, IDN Times - Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram sedang mendalami dugaan praktik aborsi ilegal dan jual beli bayi yang diduga melibatkan oknum dokter spesialis kandungan di salah satu rumah sakit swasta di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Ketua LPA Kota Mataram, Joko Jumadi mengatakan praktik terlarang ini telah menjadi rumor sejak lama hingga menjadi rahasia umum di tengah masyarakat.
"Sebenarnya rumor ini sudah cukup lama. Cuma, kami baru mulai mendalami akhir-akhir ini karena kebetulan juga ada laporan yang masuk terkait aborsi dengan tarif Rp15 juta," kata Joko dikonfirmasi IDN Times, Sabtu malam (29/8/2026).
