Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Tak Berobat Usai Digigit Anjing, Seorang Warga Dompu Meninggal Dunia

Kab. Dompu
Tak Berobat Usai Digigit Anjing, Seorang Warga Dompu Meninggal Dunia
ilustrasi anjing yang mengidap rabies (wikimedia.org/chefjancris)
Share Article

Dompu, IDN Times - Seorang pria bernama Sudirman dari Desa Kramat Kecamatan Kilo Kabupaten Dompu Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meninggal dunia setelah digigit anjing suspek rabies. Dia mengembuskan napas terakhir saat dirawat intensif di RSUD Dompu Rabu (29/11/2023) kemarin. Saat digigit, Sudirman tidak langsung berobat ke puskesmas atau rumah sakit.

"Iya benar, pasien bernama Sudirman meninggal Rabu malam kemarin sekitar pukul 21.00 Wita," kata Humas RSUD Dompu Muhammad Iradat dikonfirmasi Jumat siang (1/12/2023).

  1. 1. Tidak langsung berobat usai digigit anjing

    timlo.net
    timlo.net

    Iradat mengatakan, sebelumnya korban digigit anjing diduga suspek rabies di tengah perkampungan sekitar 2 pekan lalu. Usai digigit anjing, saat itu korban tidak langsung berobat ke puskesmas terdekat.

    "Dia menganggap hal biasa digigit anjing, dan tidak tahu kalau anjing itu suspek rabies. Dia hanya mengobati luka gigitan pakai obat tradisional di rumah," terangnya.

  2. 2. Pasien didiagnosa gejala rabies

    Pexels
    Pexels

    Kondisi korban semakin parah, sehingga langsung dibawa ke RSUD Dompu. Korban baru mulai dirawat di RSUD setempat pada Selasa dini hari (27/11/2023).

    Karena kondisinya parah, korban pertama kali dirawat di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD). Setelah itu, dia digeser ke ruangan bagian isolasi khusus.

    "Pemeriksaan dokter spesialis syaraf RSUD, pesien didiagnosa gejala rabies. Gejalanya, mengamuk, takut air, takut cahaya dan takut angin,” jelasnya.

  3. 3. Warga diimbau waspada

    Aniing Rabies
    Aniing Rabies

    Sementara itu, Iradat mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap anjing liar. Terlebih saat ini para petani mulai membawa anjing ke gunung karena persiapan musim cocok tanam.

    "Anjing yang dibawa ke gunung itu biasanya semakin ganas, karena terbiasa dengan alam bebas. Untuk itu kami imbau warga tetap waspada," pungkasnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More