Seorang Pelajar SMA di Dompu Ditemukan Tewas Tergantung

Dompu, IDN Times - Seorang warga Desa Doromelo Kabupaten Dompu Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) berinisial AS diduga memilih mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. Pelajar SMA berusia 17 tahun itu ditemukan tewas tergantung di kamar rumahnya pada Rabu sore (15/11/2023) pukul 15.40 Wita.
Kapolsek Manggelewa, Ipda Bukhari Maha Putra membenarkan peristiwa dugaan bunuh diri di Desa Doromelo Kecamatan Manggelewa. Hal ini diduga bermula saat korban dilaporkan terlibat cekcok atau adu mulut dengan adiknya lalu ditegur oleh ibu mereka.
1. Korban masuk kamar tidur

Setelah mendapat teguran, korban lalu makan siang dan keluar rumah untuk beli rokok di kios setempat. Dari kios, korban pergi ke rumah dan duduk seorang diri lalu masuk ke dalam kamar tidur.
"Dia masuk ke kamar tidurnya itu untuk gantung diri," kata Kapolsek menguraikan kejadian, Rabu (15/11/2023).
2. Korban tergantung ditemukan oleh adiknya

Tidak berselang lama setelah masuk kamar, korban lalu ditemukan oleh adiknya dalam kondisi tergantung menggunakan tali nilon. Kejadian itu pun disampaikan ke ibunya yang sedang mencuci pakaian di kamar mandi.
"Ibunya langsung histeris dan menurunkan korban dibantu saudaranya. Sementara tali nilon diikat di reng atap. Saat dicek, korban sudah tak bernapas lagi," bebernya.
3. Hasil visum, tidak ada indikasi kekerasan

Setelah itu, pihak keluarga melaporkan kejadian di Polsek Manggelewa dan Polres Dompu. Selanjutnya, personel dan tim inavis Polres dikerahkan ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Setelah olah TKP, jasad korban lalu dibawa untuk divisum di Rumah Sakit Pratama Manggelewa," terangnya.
Dari hasil visum tersebut, tidak ada indikasi kekerasan di sekujur tubuh yang mengarah ke kasus pembunuhan. Sehingga pihak keluarga mengikhlaskan atas kematian korban.
"Mereka sudah ikhlas dan menganggap kematian korban adalah ujian," tandas Kapolsek.



















