Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kunjungan Wisatawan Eropa Lewat Bandara Lombok Meningkat 118 Persen

Kota Mataram
Kunjungan Wisatawan Eropa Lewat Bandara Lombok Meningkat 118 Persen
Ilustrasi kedatangan penumpang di Bandara Lombok. (IDN Times/Muhammad Nasir)
  • Kunjungan wisatawan mancanegara melalui Bandara Internasional Lombok mencapai 9.039 orang pada Juli 2026, naik 29,50 persen dari Juni, didorong lonjakan turis Eropa 118 persen menjadi 5.293 orang.
  • Wisatawan nusantara di NTB mencapai 1.410.478 orang pada Juli 2026, naik 3,05 persen bulanan dan 15,95 persen tahunan; BPS mengaitkannya dengan event Pocari Run Lombok 2026.
  • Okupansi hotel bintang dan nonbintang NTB naik secara bulanan menjadi 51,54 persen dan 32,54 persen, sementara rata-rata lama menginap masing-masing 1,98 hari dan 1,63 hari.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Mataram, IDN Times - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara melalui Bandara Internasional Lombok pada Juli 2026. Jumlah wisatawan mancanegara pada Juli 2026 tercatat sebanyak 9.039 orang.

Kepala BPS NTB Wahyudin mengatakan kunjungan wisatawan mancanegara melalui Bandara Internasional Lombok mengalami kenaikan sebesar 29,50 persen dibandingkan bulan Juni 2026 yang tercatat sebanyak 6.980 orang. Dia menjelaskan, peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara ini disebabkan adanya peningkatan turis asing dari Eropa yang mencapai 118 persen.

"Peningkatan kunjungan wisatawan asing melalui Bandara Internasional Lombok utamanya disebabkan peningkatan wisatawan asing dari regional Eropa. Dimana pada bulan Juni 2026, jumlah wisatawan asing dari regional Eropa sebanyak 2.428 orang meningkat menjadi 5.293 orang di bulan Juli 2026, terjadi peningkatan 118 persen," kata Wahyudin di Mataram, Selasa (1/9/2026).

  1. 1. Kunjungan wisatawan nusantara tembus 1,4 juta orang

    IMG-20250902-WA0026.jpg
    Ilustrasi wisatawan mancanegara di Gili Trawangan Lombok Utara. (IDN Times/Muhammad Nasir)

    Selain turis asing, kata Wahyudin, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) di NTB juga meningkat sebesar 3,05 persen pada Juli 2026. BPS mencatat jumlah wisatawan nusantara di NTB pada Juli 2026 sebanyak 1.410.478 orang.

    Angkanya naik sebesar 3,05 persen dibandingkan bulan Juni 2026 yang tercatat sebanyak 1.368.707 orang. Jika dibandingkan dengan Juli 2025 yang sebesar 1.216.472 orang, jumlah wisatawan nusantara di NTB naik sebesar 15,95 persen.

    Dia mengungkapkan bahwa peningkatan kunjungan wisatawan domestik itu disebabkan adanya event Pocari Run Lombok 2026. Dimana, Kabupaten Lombok Tengah yang menjadi lokasi kegiatan terjadi peningkatan wisatawan nusantara sebesar 9,44 persen.

    "Jika dilihat dari sumber kunjungan, wisatawan nusantara yang berkunjung ke Provinsi NTB dari Provinsi NTB atau intra meningkat sebesar 30.885 orang dan dari luar Provinsi NTB atau ekstra meningkat sebesar 10.886 orang," sebutnya.

  2. 2. Tamu yang menginap di hotel bintang dan nonbintang di NTB

    IMG-20250902-WA0024.jpg
    Ilustrasi wisatawan mancanegara di Gili Trawangan Lombok Utara. (IDN Times/Muhammad Nasir)

    Wahyudin juga memaparkan tingkat penghunian kamar (TPK) hotel bintang dan nonbintang di NTB pada Juli 2026. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Hotel Bintang pada bulan Juli 2026 tercatat sebesar 51,54 persen, naik sebesar 6,68 poin dibandingkan TPK bulan Juni 2026 yang sebesar 44,86 persen.

    "Jika dibandingkan dengan TPK Hotel Bintang bulan Juli 2025 yang sebesar 49,92 persen, maka TPK Juli 2026 mengalami kenaikan sebesar 1,62 poin," kata dia.

    Sedangkan TPK Hotel Nonbintang dan akomodasi lainnya pada bulan Juli 2026 tercatat sebesar 32,54 persen, naik sebesar 3,91 poin dibandingkan TPK bulan Juni 2026 yang sebesar 28,64 persen. Jika dibandingkan dengan TPK Hotel Nonbintang dan akomodasi lainnya bulan Juli 2025 yang sebesar 37,88 persen, TPK Juli 2026 mengalami penurunan sebesar 5,33 poin.

    Dia menyebut jumlah tamu yang menginap di Hotel Bintang pada bulan Juli 2026 tercatat sebanyak 143.079 orang, terdiri dari 84.304 tamu dalam negeri atau 58,92 persen dan 58.775 tamu luar negeri atau 41,08 persen. Sementara, jumlah tamu yang menginap di Hotel Nonbintang dan akomodasi lainnya pada bulan Juli 2026 tercatat sebanyak 172.711 orang, terdiri dari 95.168 tamu dalam negeri atau 55,10 persen dan 77.543 tamu luar negeri atau 44,90 persen.

  3. 3. Rata-rata lama menginap di bawah 2 hari

    IMG-20260711-WA0055.jpg
    Ribuan pelari birukan Sirkuit Mandalika dalam ajang Pocari Sweat Run Lombok 2026 kategori 4,3 K, Sabtu (11/7/2026). (IDN Times/Muhammad Nasir)

    Dia menambahkan, Rata-rata Lama Menginap (RLM) masih di bawah 2 hari. RLM tamu di Hotel Bintang pada bulan Juli 2026 tercatat sebesar 1,98 hari, naik sebesar 0,10 hari dibandingkan RLM bulan Juni 2026 yang sebesar 1,88 hari. Jika dibandingkan dengan RLM bulan Juli 2025 yang sebesar 1,91 hari, kata dia, RLM Hotel Bintang pada Juli 2026 mengalami kenaikan sebesar 0,07 hari.

    Sedangkan RLM tamu di Hotel Nonbintang dan akomodasi lainnya pada bulan Juli 2026 tercatat sebesar 1,63 hari, naik sebesar 0,05 hari dibandingkan RLM bulan Juni 2026 yang sebesar 1,59 hari. Wahyudin menjelaskan jika dibandingkan dengan RLM bulan Juli 2025 yang sebesar 1,66 hari, maka RLM Hotel Nonbintang pada Juli 2026 mengalami penurunan sebesar 0,03 hari.

    Dia mengungkapkan bahwa peningkatan TPK Hotel Bintang dan Non Bintang secara m-to-m atau bulanan didorong oleh mulai masuknya periode peak season. Selain itu terdapat event nasional Pocari Run Lombok pada 11–12 Juli 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit serta kunjungan Presiden Prabowo Subianto pada peresmian Bendungan Meninting 10 Juli 2026.

    "Namun, terjadi penurunan TPK Hotel Non Bintang secara y-on-y atau tahunan yang disebabkan penurunan jumlah kunjungan wisatawan asing pada bulan Juli 2026 dibandingkan Juli 2025 sebesar 12,11 persen," terangnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More