Kupang, IDN Times - Teka-teki melambatnya jaringan internet di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) selama hampir satu bulan akhirnya terkuak. Telkom Group mengonfirmasi bahwa gangguan parah tersebut dipicu oleh putusnya Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) ruas Lewoleba–BU2 sejak 29 September 2026.
Kondisi ini berdampak langsung pada penurunan kualitas layanan data Telkomsel, IndiHome, Indibiz, hingga sebagian jaringan komunikasi masyarakat.
"Hasil pengukuran teknis mengindikasikan adanya kabel yang putus pada segmen laut," ungkap Manager Infrastruktur Listrik Flores yang mewakili Telkomsel, Paskalis Leki, saat menemui Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir, di Lewoleba, Kamis (22/10/2026).
