Mataram, IDN Times - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga Juni 2024 mencapai Rp2,83 triliun. Penyaluran KUR ini menyentuh sebanyak 68.929 debitur di provinsi NTB.
Kepala Kanwil DJPB Provinsi NTB, Ratih Hapsari Kusumawardani, menjelaskan bahwa mayoritas penyaluran KUR dilakukan oleh BRI dengan total Rp1,106 triliun. Bank Mandiri menempati posisi kedua dengan penyaluran sebesar Rp328,8 miliar.
"Penyaluran kredit program dilakukan melalui berbagai penyalur KUR, termasuk Bank Pemerintah Umum, Bank Umum Swasta, Bank Pembangunan Daerah, Perusahaan Pembiayaan, dan Koperasi Simpan Pinjam," jelas Ratih.
