Geliat proyek pembangunan smelter AMNT di Sumbawa Barat. (dok. Istimewa)
Wahyu menyebutkan pada triwulan III tahun 2023, realisasi investasi di NTB sebesar Rp11,2 triliun. Dengan rincian Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp8,6 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp2,57 triliun.
Realisasi investasi tertinggi pada triwulan III 2023 disumbangkan oleh Kabupaten Sumbawa Barat sebesar Rp8,47 triliun. Kemudian Dompu sebesar Rp655 miliar dan Lombok Tengah sebesar Rp603,9 miliar.
Pada triwulan III 2023, realisasi investasi tertinggi disumbangkan sektor energi dan sumber daya mineral (ESDM) sebesar Rp6,9 triliun. Kemudian disusul sektor perindustrian sebesar Rp1,8 triliun dan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (Parekraf) sebesar Rp1,7 triliun.
Berdasarkan negara, realisasi investasi di NTB pada triwulan III 2023 berasal dari gabungan negara dengan nilai Rp2,47 triliun. Kemudian diikuti Prancis Rp22,57 miliar dan Spanyol Rp16,7 miliar.
Jumlah penyerapan tenaga kerja dari realisasi investasi di NTB pada triwulan III 2023 sebanyak 3.104 orang. Terdiri dari tenaga kerja dalam negeri sebanyak 3.083 orang dan tenaga kerja asing 21 orang.
Terdiri dari sektor ketenagakerjaan 1.040 orang, perdagangan 1.004 orang dan parekraf 579 orang. Penyerapan tenaga kerja terbanyak di Sumbawa Barat sebanyak 1.415 orang, disusul Kota Mataram 582 orang dan Lombok Utara 327 orang.