Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ratusan Calon Penumpang Batal Terbang ke Ende Akibat Gempa di Flores NTT
Tim SAR Gabungan menemukan korban akibat reruntuhan gempa Flores. (Dok Basarnas Maumere)
  • Gempa magnitudo 7,7 di perairan Mbay, Nagekeo, memicu pembatalan penerbangan Kupang menuju Ende dan Ruteng; 126 penumpang terdampak pada dua penerbangan Wings Air.
  • Bandara El Tari Kupang tetap beroperasi normal, sementara Wings Air akan mengembalikan biaya tiket penumpang rute Kupang-Ende yang terdampak pembatalan.
  • Penerbangan dari Kupang ke Larantuka, Lembata, Tambolaka, Alor, Maumere, dan Labuan Bajo tetap dilayani; Angkasa Pura berkoordinasi dengan BMKG dan pihak terkait.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Dua penerbangan Wings Air rute Kupang-Ende, IW 1831 dan IW 1957, dibatalkan setelah gempa magnitudo 7,7 di perairan Mbay, Nagekeo. Sebanyak 126 penumpang terdampak.
  • Who?
    126 penumpang Wings Air terdampak pembatalan. PT Angkasa Pura Indonesia Bandara El Tari Kupang, Wings Air, BMKG, serta pemangku kepentingan penerbangan melakukan koordinasi.
  • Where?
    Pembatalan terjadi pada penerbangan dari Bandara Internasional El Tari Kupang menuju Bandara Hasan Aroeboesman Ende. Gempa berpusat di Laut Flores, sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo.
  • When?
    Gempa terjadi sekitar pukul 05.58 WITA. Penerbangan ke Ende dibatalkan pada pagi hari setelah gempa; tanggal kejadian per saat ini belum diketahui.
  • Why?
    Penerbangan dibatalkan karena kesiapan dan kondisi operasional bandara tujuan di Flores, termasuk Ende dan Ruteng, masih dikoordinasikan pascagempa.
  • How?
    Angkasa Pura El Tari berkoordinasi dengan BMKG, maskapai, dan pemangku kepentingan sambil memantau keselamatan operasional. Wings Air akan memberikan refund kepada seluruh penumpang terdampak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Setelah gempa besar di Flores, 126 orang dari Kupang tidak jadi terbang ke Ende. Pesawat ke Ende dan Ruteng dibatalkan dulu karena bandara tujuan sedang dicek. Bandara Kupang masih baik dan tetap buka. Wings Air akan mengembalikan uang tiket penumpang. Bandara lain seperti Maumere dan Labuan Bajo masih bisa dipakai.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kupang, IDN Times - General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Bandara Internasional El Tari Kupang, Teguh Darmawan Saiman mengungkap pembatalan penerbangan ke wilayah Flores. Pembatalan ini terjadi akibat gempa magnitudo 7,7 yang berpusat di perairan Mbay, Nagekeo.

Ia menyebut penerbangan dari Bandara Internasional El Tari Kupang menuju Ruteng di Kabupaten Manggarai dan Ende dalam status dibatalkan dan masih dikoordinasikan lebih lanjut soal kondisi dan kesiapan bandara tujuan tersebut. Untuk diketahui dalam penerbangan ke Hasan Aroeboesman Ende pagi tadi dengan 126 calon penumpang dari Kupang terpaksa batal berangkat.

1. Dua tujuan bandara dibatalkan

Ilustrasi pesawat di landasan dengan cuaca berkabut (pexels.com/Maria Tyutina)

Teguh mengatakan untuk Bandara El Tari Kupang sendiri kondisi fasilitas, peralatan utama, dan peralatan pendukung operasional penerbangannya masih dalam kondisi baik. Ia juga memastikan Bandara El Tari masih tetap siap melayani penerbangan dari dan menuju Kupang.

Sementara untuk penerbangan menuju Ende masih menunggu hasil koordinasi terkait kesiapan bandara tujuan. Pihak Wings Air disebut akan memberikan refund tiket kepada seluruh penumpang yang terdampak pembatalan ini.

"Untuk rute Kupang-Ende, Wings Air mengajukan pembatalan penerbangan atau cancel flight untuk penerbangan IW 1831 dan IW 1957. Sebanyak 126 penumpang terdampak pembatalan dua penerbangan tersebut," tandasnya.

2. Bandara di Pulau Flores yang bisa dilintasi

Pergerakan penumpang di Bandara El Tari Kupang. (Dok Humas Bandara Internasional El Tari Kupang)

Untuk koordinasi dengan bandara lainnya di wilayah Flores dan sekitarnya juga sudah dilakukan, sehingga diketahui beberapa bandara yang bisa dilintasi.

"Bandara tujuan Larantuka, Lembata, Tambolaka, Alor, Maumere, dan Labuan Bajo terkonfirmasi tetap beroperasi sehingga penerbangan dari Kupang menuju wilayah tersebut masih dapat dilayani," tukasnya.

Adapun kejelasan penerbangan menuju Bajawa di Kabupaten Ngada masih dalam proses koordinasi untuk memastikan kondisi operasional bandara tujuan.

"Selain itu sejumlah bandara tujuan di NTT dan sekitarnya masih beroperasi normal," tukasnya.

3. Pihak bandara berkoordinasi dengan BMKG

BMKG papar peringatan model tsunami di wilayah Flores. (Dok BMKG)

Hingga dengan saat ini, tegasnya, Angkasa Pura Indonesia Bandara El Tari Kupang terus berkoordinasi dengan BMKG, maskapai penerbangan, dan para pemangku kepentingan terkait. Pihaknya juga terus memantau guna memastikan aspek keselamatan, keamanan, dan kelancaran operasional penerbangan pascagempa.

"Informasi mengenai perkembangan operasional penerbangan akan disampaikan secara berkala sesuai hasil koordinasi dan kondisi terkini," kata dia.

Gempa Flores sendiri terjadi sekitar pukul 05.58 WITA tersebut berpusat di Laut Flores, sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo.

Berdasarkan koordinat episentrum dan Airport Reference Point (ARP) Bandara El Tari, lokasi gempa berjarak sekitar 318 kilometer dari bandara secara garis lurus.

Curated For You

Editorial Team

Related Article