Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Polisi di Manggarai Timur NTT Meninggal di Asrama dekat Pospol

Polisi di Manggarai Timur NTT Meninggal di Asrama dekat Pospol
Ilustrasi polisi (IDN Times/Putra F. D. Bali Mula)
Intinya Sih
Gini Kak
  • Seorang anggota Polri, Bripka AR, ditemukan meninggal dunia di asrama dekat Pospol Mano, Manggarai Timur, dan polisi memastikan penyebabnya adalah bunuh diri.
  • Hasil pemeriksaan medis menunjukkan tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban, sementara empat saksi telah diperiksa dan keluarga menolak autopsi.
  • Jenazah Bripka AR telah dibawa ke rumah duka di Cancar, dengan Polda NTT memberikan pendampingan serta dukungan moril bagi keluarga yang ditinggalkan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Kupang, IDN Times - Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) membenarkan kabar meninggalnya seorang anggota Polri, Bripka AR, yang bertugas di wilayah Polres Manggarai Timur.

Anggota tersebut ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah asrama dekat Pos Polisi (Pospol) Mano, Kecamatan Lamba Leda Selatan, Selasa (14/4/2026) sore. Polisi memastikan kematian anggota mereka tersebut akibat bunuh diri.

“Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di sebuah rumah asrama kosong di samping Pospol Mano,” ujar Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra, dalam keterangan tertulis, Rabu (15/4/2026).

1. Laporan dari warga

Ilustrasi polisi tiba di TKP. (pexels/Pixabay)
Ilustrasi polisi tiba di TKP. (pexels/Pixabay)

Awalnya warga melapor ke Piket Pamapta Polres Manggarai Timur sekitar pukul 17.22 WITA karena menemukan Bripka AR sudah dalam kondisi tidak bernyawa di dalam rumah asrama kosong yang berada di samping Pospol Mano.

Bripka AR sendiri merupakan anggota Polsek Borong yang diperbantukan di Pospol Mano dan dalam peristiwa ini ia mengakhiri nyawa dengan tali nilon.

"Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), korban diduga meninggal dunia akibat bunuh diri," tukasnya lagi.

Ia mengemukakan Kapolres Manggarai Timur AKBP Haryanto memimpin langsung proses pengamanan dan evakuasi di lokasi kejadian.

2. Sudah indentifikasi

ilustrasi polisi (unsplash.com/Madrosah Sunnah)
ilustrasi polisi (unsplash.com/Madrosah Sunnah)

Pemeriksaan terhadap jenazah juga sudah dilaksanakan tim Identifikasi Satreskrim bersama tenaga medis dari Puskesmas Mano. Hasilnya menurut dr. Maria Helen menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Dengan demikian, kata dia, tim tersebut menyimpulkan penyebab kematian adalah bunuh diri.

Kasat Reskrim Polres Manggarai Timur, Ipda Zacky, juga menyampaikan polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi untuk melengkapi penyelidikan.

“Empat saksi yang diperiksa,” kata dia.

Sementara dari pihak keluarga juga telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.

3. Sudah dibawa ke rumah duka

IMG_20250610_113517.jpg
Ilustrasi polisi. (IDN Times/Putra F. D. Bali Mula)

Saat ini jenazah Bripka AR telah dibawa ke pihak keluarga atau rumah duka di Cancar pada Rabu (15/4/2026) dini hari usai proses identifikasi dan pemulasaraan.

Polda NTT memastikan akan memberikan pendampingan kepada keluarga, termasuk dalam pengurusan hak-hak administrasi almarhum sebagai anggota Polri.

“Kami keluarga besar Polda NTT merasa sangat kehilangan. Kami hadir memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan,” ujar Henry.

Polda NTT juga mengajak seluruh personel untuk meningkatkan solidaritas dan kepedulian antaranggota dalam menjalankan tugas.

Share
Topics
Editorial Team
Linggauni -
EditorLinggauni -
Follow Us

Latest News NTB

See More