Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pemprov NTB Uji Coba Makan Bergizi Gratis Menu Ikan Sasar 400 Siswa SD
Uji coba makan bergizi gratis menu ikan di Kecamatan Lingsar, Lombok Barat, Kamis (21/11/2024). (IDN Times/Muhammad Nasir)

Lombok Barat, IDN Times - Pemprov NTB melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) melakukan uji coba makan bergizi gratis dengan menu ikan. Uji coba ini menyasar 400 siswa SDN 3 Batu Kumbung dan Lombok Islamic School Batu Kumbung, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat, Kamis (21/11/2024).

Sekda NTB Lalu Gita Ariadi mengatakan pemberian makanan bergizi dengan lauk ikan cukup efektif dalam mengatasi stunting.

"Uji coba ini bagaimana mendesain pemberian makanan bergizi gratis kepada anak-anak berbasis ikan. Ikan sumber gizi utama yang dibutuhkan oleh semua manusia. Ikan mengandung omega 3, laporan PKK intervensi mengatasi stunting tidak hanya dengan telur tetapi ditambahkan dengan bahan dasar ikan. Ternyat hasilnya bagus sehingga kedepan harus kita tingkatkan," kata Gita di Balai Benih Ikan Batu Lumbung, Lingsar, Lombok Barat, Kamis (21/11/2024).

1. Siapkan program makan bergizi gratis dengan berbagai menu

Ilustrasi uji coba makan bergizi gratis (IDN Times/Muhammad Nasir)

Gita mengatakan NTB adalah provinsi kepulauan. NTB memiliki ikan sebagai sumber gizi yang melimpah, baik ikan budidaya maupun ikan tangkap.

Sembari menunggu petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat terkait pelaksanaan program makan bergizi gratis, pemerintah daerah mempersiapkan berbagai menu makan bergizi gratis.

Ada yang menggunakan menu daging, telur dan ikan. Gita menjelaskan selama ini, NTB mengekspor ikan tuna ke Amerika Serikat. Selain untuk ekspor, ikan tuna menjadi salah satu sumber gizi yang dapat dikonsumsi oleh masyarakat untuk menurunkan stunting.

"Ikan mulai ada eksperimen, tidak hanya dimasak, dibakar, digoreng. Tapi juga diolah dalam bentuk lainnya, tidak konvensional tetapi kekinian sesuai selera anak muda," katanya.

2. Siapkan dukungan anggaran makan bergizi gratis dari APBD

Uji coba makan bergizi gratis (IDN Times/Muhammad Nasir)

Pemprov NTB akan memberikan dukungan anggaran untuk program makan bergizi gratis Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka alias Prabowo-Gibran. Sesuai arahan pemerintah pusat, Pemerintah daerah diwajibkan mengalokasikan anggaran lewat APBD berdasarkan besaran Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pemprov NTB dengan kontribusi PAD terhadap APBD sebesar 43 persen atau kategori menengah, diwajibkan mengalokasikan anggaran untuk program makan bergizi gratis sebesar 2,5 persen. Berdasarkan hitung-hitungan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Pemprov NTB bakal mengalokasikan sekitar Rp62 miliar setahun untuk program makan bergizi gratis.

Dukungan anggaran untuk program makan bergizi gratis Presiden terpilih oleh pemerintah daerah berdasarkan besaran PAD. Ada tiga kategori daerah berdasarkan besaran kontribusi PAD terhadap APBD, yaitu daerah kategori PAD rendah, menengah dan tinggi. Pemprov NTB sendiri masuk kategori daerah dengan PAD menengah.

3. Sasar 400 siswa SD

Sekda NTB Lalu Gita Ariadi memberikan makan bergizi gratis secara simbolis kepada siswa di sekitar Balai Benih Ikan Batu Lumbung Lingsar Lombok Barat, Kamis (21/11/2024). (IDN Times/Muhammad Nasir)

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) NTB Muslim mengatakan uji coba makan bergizi gratis dengan menu ikan menyasar 400 siswa SD di Kecamatan Lingsar Lombok Barat. Muslim menjelaskan pihaknya sedang mendesain perencanaan lebih lanjut sesuai dengan arahan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

"Apakah setiap hari, setiap bulan atau apa, kita masih menunggu juklaknya. Makan bergizi gratis dengan menu ikan ini salah satu upaya kita untuk meningkatkan konsumsi ikan di NTB," kata Muslim.

Dia menyebutkan angka konsumsi ikan masyarakat di NTB sebanyak 54 kg per kapita per tahun. Angka ini menurut Muslim masih berada di bawah rata-rata nasional. Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan angka konsumsi ikan di NTB dengan menebar benih ikan sungai, bendungan dan kolam-kolam kecil.

"Tahun kemarin 20 juta benih ikan ditebar. Tahun ini targetnya di atas 20 juta ekor. Pelepasan di sungai, bendungan dan kolam-kolam kecil," sebutnya.

Editorial Team

Related Article