Mataram, IDN Times - Tortilla berbahan jagung, singkong, dan sorgum buatan Maemunah pernah dikirim ke Hong Kong. Namun, perjalanan produk ke luar negeri belum diikuti permintaan ekspor yang berkelanjutan.
Pengalaman pelaku usaha dari Ekar Damai ini mengemuka dalam Forum Kebijakan NTB di Mataram, Kamis (22/10/2026). Forum ini membahas hambatan perizinan, kesiapan produksi, serta pemasaran bagi UMKM perempuan dan penyandang disabilitas.
Asosiasi Pendamping Perempuan Usaha Kecil Mikro (ASPPUK) menggelar dialog bersama Trade and Gender Equality Incubator (TGEI) dengan dukungan Pemerintah Australia. Direktur Eksekutif ASPPUK Emmy Astuti menekankan perlunya layanan yang menjawab kebutuhan berbeda para pelaku usaha.
“Kesetaraan dalam perdagangan bukan sekadar memberikan perlakuan yang sama kepada semua pelaku usaha,” kata Emmy dalam keterangan tertulis yang diterima pada Senin (26/10/2026)>
