BMKG Peringatkan Ancaman Banjir Rob di Pesisir NTB hingga 2 November

- BMKG ZAM Lombok memperingatkan potensi banjir rob di pesisir NTB pada 24 Oktober pukul 21.00 WITA hingga 2 November 2026 pukul 05.00 WITA.
- Pasang maksimum diperkirakan mencapai 2 meter, dengan gelombang 0,5–4 meter; puncak pasang berlangsung 21.00–02.00 WITA di Lombok dan 22.00–05.00 WITA di Sumbawa.
- Sebanyak 21 wilayah pesisir di Lombok, Sumbawa, dan Bima berpotensi terdampak; warga pesisir, bantaran sungai, serta dataran rendah diimbau waspada dan siaga.
Mataram, IDN Times - BMKG Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid (ZAM) Lombok, memperingatkan ancaman potensi banjir rob menerjang wilayah pesisir Nusa Tenggara Barat (NTB). Peringatan dini potensi banjir rob di pesisir NTB berlaku mulai 24 Oktober pukul 21.00 WITA hingga 2 November 2026 pukul 05.00 WITA.
Kepala Stasiun Meteorologi ZAM Lombok, Tri Widiarto, Jumat (23/10/2026) mengatakan pasang air laut maksimum diperkirakan mencapai ketinggian 2 meter. Terdapat 21 wilayah pesisir NTB di Pulau Lombok dan Sumbawa yang berpotensi diterjang banjir rob hingga 2 November mendatang.
1. Waktu pasang air laut maksimum di Pulau Lombok pukul 21.00 – 02.00 WITA

Rumah warga Lingkungan Bugis Kelurahan Bintaro Kecamatan Ampenan Kota Mataram yang rusak parah dihantam gelombang tinggi, Rabu malam (21/1/2026). (IDN Times/Muhammad Nasir) Berdasarkan pemantauan cuaca maritim Lembar di Pulau Lombok, pada periode 24 Oktober hingga 2 November 2026, cuaca diperkirakan cerah berawan hingga hujan ringan. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan berkisar antara 5 - 20 knots.
Sedangkan tinggi gelombang air laut diperkirakan mencapai 0,5 hingga 4 meter. Sementara, pasang air laut maksimum diperkirakan mencapai 2 meter dengan waktu pasang terjadi pada pukul 21.00 – 02.00 WITA.
2. Waktu pasang air laut maksimum di Pulau Sumbawa pukul 22.00 – 05.00 WITA

Ilustrasi gelombang tinggi. (IDN Times/Istimewa) Sedangkan di Pulau Sumbawa berdasarkan hasil pemantauan cuaca maritim Sape, Bima, cuaca pada periode tersebut diperkirakan cerah berawan hingga hujan ringan. Angin bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 5 - 20 knots.
Tinggi gelombang air laut berkisar antara 0,5 hingga 4 meter degan pasang air laut maksimum mencapai 2 meter. Tri mengatakan waktu pasang air laut maksimum di pesisir Pulau Sumbawa terjadi pada pukul 22.00 – 05.00 WITA.
3. Daftar 21 wilayah pesisir NTB yang berpotensi terdampak banjir rob

Rumah warga di Lingkungan Kampung Bugis, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Ampenan Kota Mataram yang porak poranda dihantam gelombang pasang pada awal 2026. (IDN Times/Muhammad Nasir) Tri menambahkan, fenomena pasang air laut maksimum yang berpotensi memicu banjir rob di sejumlah kawasan pesisir, bantaran sungai, serta daerah dataran rendah di tiga wilayah utama yaitu Lombok, Sumbawa dan Bima.
Untuk pesisir Pulau Lombok, wilayah yang berpotensi terdampak yaitu Ampenan, Sekarbela, Gerung, Lembar, Pemenang, Jerowaru, dan Labuhan Lombok. Sedangkan di Kabupaten Sumbawa yaitu Sumbawa, Rhee, dan Labuhan Badas.
Sementara di wilayah pesisir Bima meliputi Palibelo, Belo, Woha, Bolo, Lambu, Langgudu, Soromandi, Sape, Rasanae Barat, Hu'u, dan Asakota. Tri mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar pesisir Lombok, Sumbawa, Bima, serta kawasan bantaran sungai dan daerah yang lebih rendah agar tetap waspada dan siaga mengantisipasi ancaman banjir rob.




















