Wakil Panglima TNI Tinjau Pembangunan Jembatan di Kupang dan Rote

Wakil Panglima TNI Maruli Simanjuntak meninjau progres Jembatan Kapsali dan Termanu di Amfoang, Kabupaten Kupang, bersama Pangdam XXVII/Sobe Sonbai dan pihak terkait.
Dua jembatan di Amfoang ditindaklanjuti setelah aspirasi mahasiswa kepada Wakil Presiden pada Mei 2026; TNI juga merencanakan sumur bor bertahap dan menyerahkan sembako.
Di Rote Ndao, Maruli meninjau lokasi Jembatan Garuda yang direncanakan mulai dibangun April 2027, guna memperkuat akses, mobilitas, serta kegiatan sosial-ekonomi warga.
Kupang, IDN Times — Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Maruli Simanjuntak datang ke Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (24/10/2026), untuk meninjau pembangunan sejumlah jembatan di Kabupaten Kupang dan rencana pembangunan Jembatan Garuda di Kabupaten Rote Ndao.
Dalam kunjungannya, Maruli didampingi Panglima Kodam (Pangdam) XXVII/Sobe Sonbai Mayjen TNI Thevi Angandowa Zebua. Dalam peninjauan di Kupang, Maruli melihat progres pembangunan Jembatan Kapsali dan Jembatan Termanu di Desa Manubelon, Kecamatan Amfoang Barat Daya. Sementara di Rote ia mengunjungi titik nol selatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan lokasi rencana pembangunan Jembatan Garuda di Desa Tobole, Kecamatan Rote Selatan.
1. Tinjau Progres Jembatan di Amfoang

Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meninjau pembangunan jembatan di Kupang. (Dok KOREM 161/ Wira Sakti) Perkembangan pembangunan Jembatan Kapsali dan Jembatan Termanu disampaikan oleh Dansatgas Yon Zikon 13/KE saat mereka berada di lokasi. Kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung pengerjaannya dan berdiskusi dengan pemerintah daerah serta masyarakat.
Pembangunan kedua jembatan tersebut sebelumnya menjadi aspirasi yang disampaikan mahasiswa Amfoang dalam kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Kota Kupang, 21 Mei 2026. Kemudian ditindaklanjuti dengan amanah langsung dari Presiden RI kepada TNI AD untuk membantu meningkatkan konektivitas masyarakat di sana.
"Sehingga diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas warga di wilayah Amfoang yang membutuhkan konektivitas transportasi lebih memadai," tukasnya.
Selain itu TNI merencanakan pembangunan fasilitas sumur bor air bersih secara bertahap untuk mendukung kebutuhan dasar masyarakat Amfoang. Maruli juga sempat menyerahkan bantuan sembako kepada perwakilan masyarakat setempat.
2. Jembatan Garuda di Rote mulai dibangun April 2027

Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meninjau titik nol di Rote Ndao. (Dok XXVII/Sobe Sonbai) Kemudian rombongannya meninjau titik nol selatan NKRI dan lokasi rencana pembangunan Jembatan Garuda di Rote Ndao setelah tiba dengan helikopter Caracal TNI Angkatan Udara.
Rencana pembangunan jembatan tersebut disampaikan Dandim 1627/Rote Ndao di Di Desa Tobole, Kecamatan Rote Selatan. Pembangunan Jembatan Garuda direncanakan mulai dilaksanakan pada triwulan II atau April 2027. Selanjutnya akan disertai pembangunan infrastruktur lain yang akan dipetakan secara bertahap. Setelahnya Maruli bertemu warga dan menyerap aspirasi mengenai kebutuhan akses penghubung di wilayah itu.
"Pembangunan ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan mendukung kesejahteraan masyarakat di wilayah terluar Indonesia," kata Maruli.
3. TNI dorong pembangunan infrastruktur di wilayah terluar

Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meninjau pembangunan jembatan di Kupang. (Dok KOREM 161/ Wira Sakti) Pangdam XXVII/Sobe Sonbai Mayjen TNI Thevi Angandowa Zebua menyebut pembangunan infrastruktur di Kupang dan Rote Ndao ini atas sinergi TNI, pemerintah daerah dan instansi terkait yang diperlukan untuk mempercepat realisasi pembangunan yang dibutuhkan masyarakat.
Kunjungan Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Maruli Simanjuntak ini, kata dia, untuk melihat kebutuhan infrastruktur yang dapat menunjang aktivitas warga yang membutuhkan.
"Pembangunan Jembatan Kapsali, Jembatan Termanu, dan rencana Jembatan Garuda diharapkan dapat memperbaiki konektivitas wilayah, mempermudah mobilitas warga, serta mendukung kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat di NTT," imbuhnya.
Dalam kegiatan tersebut, rombongan turut didampingi Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Hendro Cahyono, Dandim 1604/Kupang Kolonel Arm Didit Prasetyo, Kapendam XXVII/Sobe Sonbai Letkol Inf Deddy Lallo, serta unsur pemerintah daerah, aparat kewilayahan, tokoh adat, dan masyarakat setempat.





















