Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Diinapkan Antre BBM, 6 Motor Warga di Lembata Hangus Dibakar OTK
Kerangka enam motor di Lembata dibakar OTK saat dipakai antre BBM. (Dok Polres Lembata)
  • Polres Lembata menyelidiki pembakaran enam motor oleh OTK di sekitar SPBU Balauring, Omesuri, pada 18 Oktober 2026; para korban telah melapor ke polisi.

  • Motor-motor milik enam warga ditinggalkan untuk mengantre BBM di tengah kelangkaan Pertalite, dengan sebagian kendaraan sudah berada di lokasi selama beberapa hari.

  • Sejumlah pemilik baru mengetahui motornya hangus keesokan pagi; salah satu motor ditemukan sekitar 10–20 meter dari SPBU, berbeda dari posisi awalnya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
12 Oktober 2026

Zainudin Misbah menitipkan Yamaha Jupiter Z di depan gerbang SPBU Balauring karena motor tersebut rusak.

14 Oktober 2026

Ali Akbar Apenobe mulai beberapa kali menginapkan Honda Win di sekitar SPBU Balauring untuk mengantre BBM.

Minggu malam, 18 Oktober 2026

Orang tak dikenal membakar enam sepeda motor warga yang ditinggalkan di sekitar SPBU Balauring untuk mengantre BBM.

19 Oktober 2026

Warga dan para pemilik kendaraan mengetahui pembakaran tersebut. Korban kemudian melaporkan kejadian itu ke SPKT Polres Lembata.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Enam sepeda motor milik warga hangus dibakar orang tak dikenal di sekitar SPBU Balauring saat kendaraan ditinggalkan untuk mengantre pengisian BBM.
  • Who?
    Korban meliputi Musba Abdulah Paokuma, Ali Akbar Apenobe, Abdullah Syamsul, dan Zainudin Misbah. Polres Lembata menyelidiki dugaan pembakaran oleh orang tak dikenal.
  • Where?
    Di sekitar SPBU Balauring, Desa Balauring, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur. Salah satu motor ditemukan sekitar 10–20 meter dari SPBU.
  • When?
    Pembakaran terjadi pada Minggu malam, 18 Oktober 2026. Warga dan pemilik kendaraan mengetahui kejadian tersebut pada 19 Oktober 2026.
  • Why?
    Motif pembakaran masih didalami Polres Lembata. Motor-motor tersebut ditinggalkan pemiliknya di sekitar SPBU untuk mengantre BBM di tengah kelangkaan dan antrean panjang.
  • How?
    Pelaku diduga membakar enam motor yang ditinggalkan di sekitar SPBU. Polisi telah memeriksa lokasi, melakukan olah TKP, dan menerima laporan korban di SPKT Polres Lembata.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Enam motor warga di dekat SPBU Balauring, Lembata, dibakar orang yang belum dikenal. Motor-motor itu ditinggal untuk antre beli bensin karena bensin langka. Pemiliknya baru tahu pada pagi hari. Ada motor yang ditemukan agak jauh dari SPBU. Polisi Lembata sekarang masih mencari tahu siapa yang membakar motor-motor itu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kupang, IDN Times — Polres Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), tengah menyelidiki kasus pembakaran enam unit sepeda motor milik warga oleh orang tak dikenal (OTK) di sekitar SPBU Balauring, Desa Balauring, Kecamatan Omesuri.

Kapolres Lembata, AKBP Henman Limbong, melalui Kasat Reskrim Polres Lembata, Iptu Tony Abraham, mengatakan peristiwa terjadi pada pada Minggu malam (18/10/2026). Kejadian ini baru diketahui warga dan pemilik kendaraan sehari setelahnya, Senin (19/10/2026).

"Kami masih dalami setelah memeriksa lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Korban juga sudah melaporkan kejadian ini ke SPKT Polres Lembata," ujarnya.

1. Motor ditinggal di dekat SPBU untuk antre BBM

Kerangka enam motor di Lembata dibakar OTK saat dipakai antre BBM. (Dok Polres Lembata)

Motor yang dibakar ini antara lain satu Yamaha Vixion milik Musba Abdulah Paokuma (53), nelayan asal Desa Roma, Kecamatan Omesuri, dan satu unit Honda Win milik Ali Akbar Apenobe (42), warga Desa Leuwayan.

Sementara korban Abdullah Syamsul (44), warga Desa Benihading Dua memiliki dua motor yang dibakar yaitu Suzuki Thunder dan Honda Mega Pro. Begitu pun dengan Zainudin Misbah (34), warga Desa Wailolong yang mempunyai dua unit motor Yamaha Jupiter Z.

"Kendaraan-kendaraan ini ditinggalkan di sekitar SPBU karena pemiliknya mengantre mengisi BBM bahkan sebagian sudah berada di lokasi sejak dari beberapa hari sebelumnya," sebutnya.

2. Korban sudah sering menginapkan motor

Ilustrasi TKP (pexels/Kat Wilcox)

Ali Akbar Apenobe salah seorang korban kepada polisi mengakui telah menginapkan motor Honda Win miliknya sejak Minggu malam tanggal 18 Oktober itu. Ia sudah beberapa kali melakukan ini sejak tanggal 14 Oktober 2026 silam. Ia tak menyangka motornya bakal dibakar OTK.

Ia mengantre BBM di SPBU Balauring dengan cara seperti itu karena BBM langka dan antrean akan mengular jika tak sejak awal menunggu. Beberapa kali ia mendapat BBM jenis Pertalite dan langsung disalinnya ke ke dua jeriken berkapasitas masing-masing lima liter untuk dibawa pulang.

"Lalu motornya ia pakai mengantre lagi di SPBU, sementara ia pulang ke rumahnya di Desa Lebe, Kecamatan Nubatukan," jelas Tony.

Keesokan harinya saat mengantar anak ke sekolah barulah ia diberitahu soal sejumlah motor yang dibakar termasuk miliknya. Setelah memastikan benar motor miliknya telah hangus terbakar maka dibuatnya laporan polisi.

3. Ditemukan kurang lebih 20 meter dari SPBU

Kerangka enam motor di Lembata dibakar OTK saat dipakai antre BBM. (Dok Polres Lembata)

Korban lainnya, Zainudin Misbah, juga baru mengetahui kejadian itu pagi setelah kejadian. Pria yang berprofesi sebagai guru ini juga menitipkan motor Yamaha Jupiter Z di bagian depan gerbang SPBU tersebut sejak tanggal 12 Oktober 2026. Ia mengaku motor itu rusak pada baut gir roda dan rencana akan dibawanya pulang.

"Akibatnya ia menggunakan motor jenis yang sama untuk mengantre Pertalite dan aktivitas sehari-hari," tukasnya.

Ia baru menyadari kendaraannya ikut terbakar setelah menerima foto kejadian yang dikirim tetangganya, Masita Kewa. "Motor itu ditemukan sekitar 10–20 meter dari SPBU, berbeda dari posisi awalnya di depan pintu masuk," jelasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article