Komplotan Pencuri Kambing di Bima Kepergok Warga

Pelaku sudah dikepung dan nyaris dihakimi warga

Kota Bima, IDN Times – Nasib mujur masih berpihak pada kawanan pencuri kambing di Kota Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Polisi berhasil mengamankan mereka setelah nyaris tewas dihakimi massa.

Kawanan pencuri kambing yang beroperasi di Desa Mawu Kecamatan Ambalawi Kabupaten Bima ini, kepergok warga saat membawa hasil curiannya. Mereka mencoba melarikan diri, hanya saja dua dari empat kawanan ketahuan warga yang terus mengejarnya.

1. Kepergok saat bawa kambing curian

Komplotan Pencuri Kambing di Bima Kepergok WargaIlustrasi pencurian (IDN Times/Mardya Shakti)

Kapolsek Ambalawi Iptu Rusdin, Rabu (16/2/2022) mengatakan bahwa beberapa anggota Polsek Wera dan anggota TNI, lebih dulu berada di sekitar Puskesmas Ambalawi. Puskesmas ini menjadi tempat  kedua pencuri ternak ini dihakimi warga. Mereka berusaha menyelamatkan diri dari kejaran warga.

“Warga mengepung kedua pelaku, tim melakukan pengamanan karena menjaga pelaku dari amukan warga. Kami berkoordinasi dengan Mako Polres Bima Kota,” ujarnya.

Baca Juga: Hibur Korban Banjir Sumbawa, Gubernur Zul Traktir Makan Cilok

2. Pelaku dievakuasi ke polres bima kota

Komplotan Pencuri Kambing di Bima Kepergok WargaIlustrasi Borgol (IDN Times/Mardya Shakti)

Pihaknya yang tidak ingin terjadi main hakim sendiri dan menjaga amukan warga. Polsek Ambalawi kemudian berkoordinasi dengan Mako Polres Bima Kota. Sementara warga terus mengepung kedua pelaku yang ingin menghakimi keduanya.

Kapolsek Ambalawi menjelaskan, dua pelaku pencurian langsung dievakuasi menuju Mapolres Bima Kota.

“Situasi di sekitar TKP bisa dikendalikan dan dalam kondisi aman,” tutupnya.

3. Pelaku diperiksa lebih lanjut

Komplotan Pencuri Kambing di Bima Kepergok WargaIlustrasi Garis Polisi (IDN Times/Arief Rahmat)

Kedua pelaku diperiksa lebih lanjut untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Keduanya terancam tujuh tahun penjara karen melakukan pencurian dengan pemberatan.

“Polisi melakukan penyelidikan dan meminta keterangan keduanya,” ujarnya.

Baca Juga: Cuaca Buruk, 377 Rumah Terdampak Banjir di Lombok Tengah 

Topik:

  • Linggauni

Berita Terkini Lainnya