Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kunjungi Lombok, Putri Mahkota Victoria Tinjau Sekolah Tahan Gempa
Putri Mahkota Victoria meninjau sekolah tahan gempa SMKN 1 Pemenang Lombok Utara didampingi Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, Sabtu (5/9/2026). (dok. Pemprov NTB)
  • Putri Mahkota Swedia Victoria meninjau SMKN 1 Pemenang di Lombok Utara, sekolah tahan gempa yang dibangun kembali melalui proyek PETRA UNDP pascagempa Lombok 2018.
  • Victoria berdialog dengan guru dan siswa tentang mitigasi, peringatan dini, serta pengalaman pascagempa; sekolah rutin menjalankan edukasi dan simulasi kebencanaan sejak gedung digunakan penuh pada 2022.
  • PETRA telah membangun fasilitas publik, air bersih, dan irigasi di Lombok; kunjungan ke Puskesmas Pemenang turut menyoroti layanan kesehatan berbasis teknologi dan pemulihan berkelanjutan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Lombok Utara, IDN Times - Usai mengunjungi pusat promosi dan pemasaran produk UMKM NTB, Bale Kita di Kota Mataram, Putri Mahkota Kerajaan Swedia, Victoria, meninjau SMK Negeri 1 Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Sabtu (5/9/2026). Duta Kehormatan United Nations Development Programme (UNDP) itu melihat sekolah yang dibangun kembali dengan konstruksi tahan gempa melalui Programme for Earthquake and Tsunami Infrastructure Reconstruction Assistance (PETRA).

PETRA merupakan salah satu proyek UNDP untuk pemulihan pascabencana setelah gempa bumi melanda Lombok pada 2018. Selain sekolah, proyek yang sama telah membangun kembali 14 fasilitas publik di Lombok, mencakup empat sekolah vokasi, satu puskesmas, dan sembilan puskesmas pembantu, yang menjangkau lebih dari 150.000 warga, ditambah delapan proyek infrastruktur komunitas.

PETRA juga merekonstruksi sistem air dan irigasi, termasuk instalasi air bersih untuk 600 rumah tangga di Lombok Utara dan saluran irigasi yang menghidupi sekitar 500 keluarga di Lombok Timur. Putri Mahkota Victoria mendengarkan paparan kepala sekolah mengenai fasilitas sekolah dan berdialog dengan guru serta siswa mengenai kesiapsiagaan menghadapi bencana.

1. Tanyakan mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana

Putri Mahkota Victoria meninjau sekolah tahan gempa SMKN 1 Pemenang Lombok Utara didampingi Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, Sabtu (5/9/2026). (dok. Pemprov NTB)

Putri Mahkota Victoria didampingi Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal berkeliling melihat aktivitas siswa serta fasilitas pembelajaran yang terus dikembangkan. Selain ruang kelas, SMKN 1 Pemenang memiliki fasilitas pendukung pembelajaran, termasuk laboratorium bahasa dan hotel mini yang dimanfaatkan untuk mendukung pembelajaran vokasi dari sejumlah program keahlian, antara lain pariwisata, perhotelan, dan tata boga.

Pada kesempatan tersebut, Putri Mahkota Victoria menanyakan sistem mitigasi, kesiapsiagaan, dan peringatan dini yang diterapkan di lingkungan sekolah maupun masyarakat sekitar. Dia berdialog dengan para siswa mengenai pengalaman mereka melewati masa pascagempa, khususnya dalam mempertahankan akses pendidikan di tengah keterbatasan yang terjadi setelah bencana.

Para siswa sebelumnya harus mengikuti proses belajar mengajar di kelas-kelas darurat. Setelah pembangunan kembali selesai, gedung sekolah yang dirancang dengan konstruksi tahan gempa itu mulai dimanfaatkan secara penuh pada 2022.

Kepala SMKN 1 Pemenang, Aswida Windartiningsih, menjelaskan bahwa edukasi kebencanaan telah menjadi bagian dari pembelajaran di sekolah.

Dia menjelaskan bahwa para siswa secara berkala mengikuti simulasi dan kegiatan kesiapsiagaan menghadapi bencana. Serta penanganan bencana agar memiliki pengetahuan dan kemampuan menghadapi kondisi darurat.

2. Ketangguhan masyarakat menghadapi risiko bencana

Putri Mahkota Victoria melihat produk kerajinan mutiara Lombok di Bale Kita NTB, Sabtu (5/9/2026). (IDN Times/Muhammad Nasir)

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan pengalaman SMKN 1 Pemenang menunjukkan bahwa pembangunan pascabencana tidak cukup hanya dengan membangun kembali infrastruktur yang rusak. Ketangguhan juga harus dibangun melalui pengetahuan, kesiapan, dan kemampuan masyarakat menghadapi risiko bencana.

“Pemerintah provinsi juga memiliki program pembangunan terkait kebencanaan agar lebih siap sebagai daerah yang memang rawan bencana,” kata Iqbal.

Usai dari SMKN 1 Pemenang, Victoria mengunjungi Puskesmas Pemenang untuk melihat pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat lokal. Di Puskesmas Pemenang, dia mendapatkan penjelasan mengenai operasional layanan publik yang memanfaatkan teknologi informasi, termasuk sistem terintegrasi untuk mendukung pemantauan vaksinasi dan pengendalian populasi dalam menghadapi penyebaran berbagai virus dan bakteri.

3. Gambaran utuh pembangunan berkelanjutan

Putri Mahkota Victoria mengunjungi BALE ITE yang menjadi pusat pemasaran produk UMKM lokal NTB di Kota Mataram, Sabtu (5/9/2026). (IDN Times/Muhammad Nasir)

Dari kunjungan kedua tempat tersebut, dia mendapatkan gambaran yang lebih utuh mengenai pembangunan berkelanjutan. Yaitu memastikan anak-anak tetap memperoleh pendidikan, masyarakat mendapatkan layanan kesehatan, sekaligus memiliki kesiapan menghadapi bencana yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

Delapan tahun setelah gempa 2018, jejak pemulihan pascabencana di Lombok Utara tidak hanya terlihat dari bangunan yang berdiri kembali. Pemulihan juga tampak pada sekolah yang kembali hidup, siswa yang belajar dengan lebih aman, tenaga pendidik yang membangun budaya kesiapsiagaan, serta layanan kesehatan yang terus beradaptasi dengan teknologi.

Curated For You

Editorial Team

Related Article