Lombok Tengah, IDN Times - Pemerintah Desa Tumpak, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan keluarga dari calon pekerja migran (CPMI) yang menjadi korban kapal karam di Kepulauan Riau, baik yang
selamat maupun meninggal dunia berharap supaya segera dipulangkan.
"Dari hasil musyawarah, pihak keluarga berharap mereka (korban, red) segera dipulangkan," kata Kepala Desa Tumpak Rosadi seperti dikutip dari Antara, Jumat (24/6/2022).
Jumlah warganya yang berangkat menjadi CPMI yang diduga melalui jalur ilegal tersebut sebanyak tiga orang. Satu orang telah ditemukan selamat dan dua orang masih hilang, namun satu ditemukan meninggal dunia berdasarkan informasi dari berbagai media.
