Polairud NTT memburu empat terduga pelaku pengeboman ikan di Solor dan tiga orang tertangkap. (Dok Polda NTT)
Petugas melihat empat orang di atas kapal tersebut sedang melintas di pesisir Suleng Waseng sekitar pukul 08.15 WITA. Keempatnya kemudian melarikan diri dan diburu petugas. Dalam upaya tersebut keempatnya melemparkan tujuh botol berisi bahan peledak rakitan ke laut dan melarikan diri menuju daratan. Petugas mengikuti mereka dan langsung mengamankan kapal tersebut lalu memburu keempat pria tersebut.
"Satu terduga pelaku berinisial S ditangkap di bibir pantai, sedangkan dua orang lainnya, AI dan RI di kawasan perkampungan Suleng Waseng. Sementara satu orang lainnya berinisial SA melarikan diri," jelasnya.
Kapal tersebut langsung diamankan menjadi bukti dan sejumlah temuan lainnya seperti lima botol berisi bahan peledak rakitan siap pakai yang ditemukan dalam kapal, satu unit kompresor, dua set selang kompresor, dua regulator, tiga masker selam, empat wadah penampung ikan, empat dayung, empat pis pukat, satu bungkus korek api, delapan bungkus rokok, lima liter bahan bakar jenis Pertalite, satu unit telepon genggam Oppo A55, serta satu buah sarung tangan.
"Barang bukti tujuh botol yang diduga berisi bahan peledak ini sempat dibuang ke laut saat para terduga pelaku melihat kedatangan petugas sehingga personel melakukan penyelaman untuk mencari barang bukti tersebut. Nantinya status akhir ketujuh botol itu perlu dipastikan berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik," tukasnya.