Menhan Sjafrie Tiba-tiba Datangi Dua Yonif TP di Sumba NTT, Ada Apa?

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengunjungi Yonif TP 930/Toda Tebi di Sumba Tengah dan Yonif TP 876/Palatana di Sumba Timur, NTT, pada 16 Oktober 2026.
Di Sumba Tengah, Sjafrie mengapresiasi dukungan pemerintah daerah serta mengajak masyarakat mendukung peran batalyon dalam menjaga kedaulatan negara.
Kunjungan dilakukan untuk meninjau kesiapan satuan dan memperkuat koordinasi pemerintah pusat, daerah, serta TNI demi pertahanan dan pembangunan Pulau Sumba.
Kupang, IDN Times — Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, mengunjungi Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 930/Toda Tebi di Sumba Tengah dan Yonif TP 876/Palatana di Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (16/10/2026). Dalam kunjungan kerjanya itu, diisi dengan kegiatan internal bersama jajaran terkait di Sumba Tengah.
Sjafrie sendiri tiba di Sumba Tengah menggunakan helikopter dari Sumba Barat Daya dan mendarat di Lapangan Upacara Makatul, depan Rumah Jabatan Bupati dan Wakil Bupati Sumba Tengah. Selepas itu menuju markas batalyon.
Ia disambut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Tengah, Lukas Woli, mewakili Bupati Sumba Tengah. Pada saat yang sama hadir Kepala Staf Kodim 1613/Sumba Barat hingga Ketua DPRD Sumba Tengah.
1. Minta dukungan masyarakat terhadap TNI

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dalam kunjungan kerja ke dua Yonif TP di Pulau Sumba. (Dok Prokopim Sumba Tengah) Sjafrie dalam kunjungan kerjanya itu mengapresiasi dukungan Pemda Sumba Tengah akan kehadiran Batalyon TP 930/Toda Tebi. Ia mengajak masyarakat turut mendukung satuan TNI tersebut dalam peran menjaga kedaulatan negara.
Lukas Woli menyampaikan apresiasi kunjungan Menhan Sjafrie yang dapat memperkuat hubungan antara prajurit TNI dan warga setempat.
“Keberadaan batalyon ini dapat menjadi semacam laboratorium bagi masyarakat Sumba Tengah untuk mempelajari banyak hal, sehingga kehadirannya diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ungkap Lukas.
2. Kunjungi Yonif TP 876/Palatana di Sumba Timur

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dalam kunjungan kerja ke dua Yonif TP di Pulau Sumba. (Dok Prokopim Sumba Tengah) Setelah menyelesaikan kegiatan internal di Markas Batalyon TP 930/Toda Tebi, Sjafrie kembali menuju Lapangan Upacara Makatul untuk melanjutkan perjalanan menggunakan helikopter. Ia diantarkan Wakil Bupati Sumba Tengah, Marthinus Umbu Djoka, bersama Ketua DPRD Sumba Tengah dan Kasdim 1613/Sumba Barat.
Sjafrie juga mengunjungi ke Yonif TP 876/Palatana di Kabupaten Sumba Timur. Kunjungan ini bertujuan melihat secara langsung kesiapan dan kondisi lokasi kedua satuan teritorial pembangunan di wilayah NTT.
"Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan TNI," kata Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma.
3. Berharap berdampak positif pada program strategis

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dalam kunjungan kerja ke dua Yonif TP di Pulau Sumba. (Dok Prokopim Sumba Barat Daya) Pemerintah Provinsi NTT berharap dengan kunjungan ini maka program strategis di Pulau Sumba dapat berjalan terarah dan memberikan dampak positif bagi masyarakat lewat koordinasi yang sudah ada.
Johni sendiri ingin satuan teritorial pembangunan yang ada di Pulau Sumba diharapkan tidak hanya mendukung pertahanan negara, tetapi juga membuka peluang kolaborasi dalam mempercepat pembangunan daerah.
“NTT merupakan wilayah strategis yang memiliki posisi penting dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI. Karena itu, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan TNI menjadi sangat penting. Kita berharap kerja sama ini dapat memperkuat pertahanan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelas Johni.



















