Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ini Total Anggaran Negara untuk Pengembangan KEK Mandalika
tikungan 10 Sirkuit Mandalika (IDN Times/Muhammad Nasir)

Lombok Tengah, IDN Times - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melaporkan bahwa lebih dari Rp1,3 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) telah dialokasikan untuk pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) sejak 2020 hingga 2023.

Anggaran tersebut difokuskan pada pembangunan infrastruktur penunjang KEK Mandalika, dengan alokasi terbesar terjadi pada periode 2020-2021, mencapai Rp813,06 miliar.

“Pengembangan KEK Mandalika sebagai Proyek Strategis Nasional telah didukung APBN sejak 2020 hingga 2023 dengan realisasi belanja mencapai Rp1,3 triliun,” ujar Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran (PPA) II Kanwil DJPB NTB, Mariono, dalam pernyataan yang disampaikan di Mandalika, Rabu (30/10/2024).

1. Rincian dana dan proyek pembangunan

Kepala Bidang PPA II Kanwil DJPB NTB Mariono. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Mariono merinci penggunaan APBN untuk pengembangan KEK Mandalika pada 2020-2021, sebesar Rp813,06 miliar, yang dialokasikan untuk empat proyek utama:

  • Penataan kawasan destinasi wisata Lombok Mandalika sebesar Rp57,68 miliar
  • Pengendalian banjir di KEK Mandalika sebesar Rp29,31 miliar
  • Penyediaan air baku dari Bendungan Pengga untuk KEK Mandalika sebesar Rp20 miliar
  • Pembangunan Jalan Bypass dari Bandara Internasional Lombok (BIL) ke Mandalika sebesar Rp706,07 miliar

2. Dukungan APBN pada 2022-2023

KEK Mandalika Lombok Tengah. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Pada 2022, lanjut Mariono, anggaran sebesar Rp482,12 miliar kembali dialokasikan, termasuk Rp130,19 miliar untuk penyediaan air baku dari Bendungan Pengga dan Rp351,93 miliar untuk pembangunan Jalan Bypass BIL-Mandalika serta pelebaran jalan Kuta-Keruak. Sedangkan pada 2023, sekitar Rp5,24 miliar digunakan untuk penataan destinasi wisata Mandalika.

Pengembangan KEK Mandalika telah menarik investasi sebesar Rp722,97 miliar pada 2024, mencapai 76,41 persen dari target tahun tersebut. Mariono menyatakan, KEK Mandalika juga telah menciptakan lapangan kerja bagi sekitar 3.000 tenaga kerja lokal.

“Pemerintah terus mendukung KEK Mandalika sebagai kawasan ekonomi yang mendorong kemudahan investasi, menciptakan kendaraan ekonomi yang mampu menggerakkan pertumbuhan,” ujarnya.

3. Penerimaan pajak dari sektor pariwisata

KEK Mandalika Lombok Tengah. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Lebih lanjut, Mariono menekankan bahwa penyelenggaraan MotoGP pada 2023 dan 2024 memberikan dampak positif bagi penerimaan pajak di sektor pariwisata, termasuk transportasi, akomodasi, dan penyewaan. Peningkatan ini terlihat dari kenaikan signifikan pada angsuran PPh 25 akibat penghasilan yang bertambah dari tahun sebelumnya.

“Ajang MotoGP menjadi pendorong ekonomi lokal dan memperkuat promosi destinasi wisata. Dampak positifnya menciptakan peluang jangka panjang bagi pertumbuhan pariwisata, pembangunan infrastruktur, dan penerimaan pajak di Lombok,” pungkasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article