Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Hilang Terseret Arus Sungai, Warga Loteng Ditemukan Tewas di Mataram

IMG_20260122_142020_272.jpg
Evakuasi jenazah Pawan (69) yang ditemukan tewas di tepi Pantai Gading, Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, Kamis (22/1/2026). (dok. SAR Mataram )

Mataram, IDN Times - Warga Dusun Mapasan, Desa Serage, Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah (Loteng), bernama Pawan (69) yang dilaporkan hilang terseret arus Sungai Melau pada Selasa (20/1/2026) ditemukan tewas di tepi Pantai Gading, Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, Kamis (22/1/2026).

Kejadian bermula pada Selasa (20/1/2026) sekitar pukul 05.00 WITA saat korban dilaporkan meninggalkan rumah. Warga kemudian menemukan jejak kaki dan pakaian korban di tepi Sungai Melau dan melaporkan kejadian tersebut ke Unit Siaga SAR Mandalika melalui BPBD Lombok Tengah.

1. Maksimalkan pencarian pada hari kedua dengan menyisir sungai

IMG_20260122_142020_684.jpg
Evakuasi jenazah Pawan (69) yang ditemukan tewas di tepi Pantai Gading, Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, Kamis (22/1/2026). (dok. SAR Mataram )

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Mataram segera menerjunkan Tim Rescue Unit Siaga SAR Mandalika untuk melakukan koordinasi dan penyisiran awal di lokasi kejadian. Pada hari kedua pencarian, Rabu (21/1/2026), Kantor SAR Mataram kembali memberangkatkan sejumlah personel dan memperluas area penyisiran bersama unsur terkait.

“Pencarian kami maksimalkan dengan menyisir aliran Sungai Melau hingga muara," kata Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Mataram, Bustanil, Kamis (22/1/2026).

2. Kantor SAR menerima laporan korban ditemukan di Kota Mataram

IMG_20260122_142020_046.jpg
Evakuasi jenazah Pawan (69) yang ditemukan tewas di tepi Pantai Gading, Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, Kamis (22/1/2026). (dok. SAR Mataram )

Setelah pencarian intensif, pada Kamis pagi (22/1/2026), Kantor SAR Mataram menerima laporan dari pihak kepolisian setempat terkait penemuan jenazah seorang laki-laki oleh warga di tepi Pantai Gading, Kota Mataram. Tim Rescue segera diberangkatkan untuk melakukan evakuasi dan selanjutnya membawa jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram guna proses identifikasi.

"Setelah dipastikan oleh pihak keluarga bahwa jenazah tersebut benar merupakan korban yang dicari, jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga," jelas Bustanil.

3. Sebelumnya Tim SAR menyisir sungai sepanjang 19,7 kilometer di Lombok Tengah

IMG_20260122_142020_094.jpg
Pencarian korban pada hari kedua dengan menyusuri Sungai Melau. (dok. SAR Mataram)

Sebelumnya, pencarian awal korban telah dilakukan oleh masyarakat sekitar sebelum kejadian tersebut dilaporkan ke Unit Siaga SAR Mandalika untuk meminta bantuan SAR. Kantor SAR Mataram melalui Tim Rescue Unit Siaga SAR Mandalika melaksanakan operasi pencarian hari kedua terhadap korban pada Rabu (21/1/2026).

Koordinator Unit Siaga SAR Mandalika, Arya Made Kresna, mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan unsur terkait untuk melaksanakan upaya pencarian di sekitar lokasi kejadian dengan kondisi cuaca hujan ringan. Hingga Rabu (21/1/2026) memasuki hari kedua pencarian, Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan penyisiran sungai.

Pencarian dilanjutkan dengan penyisiran sejak pagi di sepanjang aliran Sungai Melau, sejauh 19,7 kilometer. Pencarian dimaksimalkan dengan memperluas area penyisiran di sepanjang aliran sungai.

Dalam operasi ini, Tim SAR Gabungan berupaya maksimal dengan menambah jumlah personel dari Kantor SAR Mataram. Serta melibatkan unsur TNI, Polri, Damkar Lombok Tengah, BPBD Lombok Tengah, masyarakat setempat.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Linggauni -
EditorLinggauni -
Follow Us

Latest News NTB

See More

Hilang Terseret Arus Sungai, Warga Loteng Ditemukan Tewas di Mataram

22 Jan 2026, 14:08 WIBNews