Mudik Lebaran, 136 Ribu Penumpang Diprediksi Padati Bandara Lombok

- Bandara Internasional Lombok memprediksi 136 ribu penumpang selama arus mudik dan balik Lebaran 2026 dengan pertumbuhan 4,1 persen dalam periode posko 13–30 Maret.
- Kemenhub menyatakan Bandara Lombok siap melayani Angkutan Lebaran 2026 setelah audit fasilitas, SDM, layanan, dan teknologi tanpa penambahan infrastruktur baru.
- Hingga kini belum ada maskapai mengajukan extra flight, namun Posko Terpadu akan melibatkan pemerintah, TNI-Polri, dan Balai Monitoring Spektrum demi kelancaran operasional.
Lombok Tengah, IDN Times - PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Lombok memprediksi pergerakan penumpang pada arus mudik dan balik lebaran 2026 mencapai 136 ribu orang. Posko Terpadu Angkutan Lebaran direncanakan dibuka pada 13 - 30 Maret 2026.
General Manager InJourney Airports Kantor Cabang Bandara Internasional Lombok Aidil Philip Julian mengatakan pihaknya memprediksi jumlah penumpang pada arus mudik dan balik lebaran 2026 sebesar 4,1 persen.
"Prediksi pertumbuhan penumpang 4,1 persen dengan total sekitar 136.000 penumpang. Sebanyak 136.000 penumpang itu diperkirakan selama 18 hari posko baik internasional dan domestik," kata Aidhil, Selasa (10/3/2026).
1. Puncak arus mudik diprediksi 17 Maret dan arus balik lebaran pada 29 Maret

Aidhil mengatakan prediksi pertumbuhan penumpang sebesar 4,1 persen pada periode arus mudik dan balik lebaran 2026, dengan melihat tren selama tiga tahun terakhir. Pihaknya sudah mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang dengan menyiagakan petugas selama Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2026.
Dia mengungkapkan puncak arus mudik di Bandara Internasional Lombok diperkirakan pada 17 Maret mendatang. Sedangkan puncak arus balik diperkirakan pada 29 Maret 2026.
2. Bandara Lombok siap melaksanakan angkutan lebaran 2026

Aidhil menambahkan bahwa Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) baru saja melakukan audit kesiapan Bandara Internasional Lombok terkait kesiapan angkutan lebaran 2026. Kemenhub melihat kesiapan dari sisi fasilitas, sumber daya manusia (SDM), layanan dan teknologi.
"Baru saja hari ini selesai dan disimpulkan Bandara Internasional Lombok siap melaksanakan Angkutan Lebaran 2026," kata dia.
Dia menjelaskan tidak ada penambahan fasilitas di Bandara Internasional Lombok jelang pembukaan Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2026. Pengelola bandara hanya menyiapkan atraksi musik islami di tempat kedatangan penumpang.
3. Belum ada maskapai mengajukan extra flight

Sampai hari ini, kata Aidhil, belum ada maskapai yang mengajukan extra flight atau penambahan penerbangan di Bandara Internasional Lombok. Namun, diperkirakan akan ada maskapai yang mengajukan extra flight melihat tren pertumbuhan penumpang arus mudik dan balik lebaran tahun sebelumnya.
Pada tahun sebelumnya, terdapat 26 extra flight yang diajukan maskapai di Bandara Internasional Lombok. Untuk kelancaran angkutan lebaran 2026, semua unsur pemerintah, TNI dan Polri dilibatkan dalam Posko Terpadu Angkutan Lebaran tahun ini.
"Nanti perwakilan pemerintah dan TNI-Polri akan ikut serta berjaga di dalam Posko Angkutan Lebaran 2026. Include juga tambahan Balai Monitoring Spektrum, karena pada Nataru kemarin, Balai Monitoring Spektrum ikut dan itu terasa sekali manfaatnya, sinyal bisa stabil," ungkap Aidhil.

















